(Minghui.org) “Hangat, tenang, dan damai,” kata karyawan bank Anna Müller sambil menyaksikan parade pada 16 Mei 2026. Dia dan temannya Anna Maria berhenti untuk menyaksikan parade Hari Falun Dafa yang diadakan di pusat kota Frankfurt. Mereka memuji prinsip-prinsip Falun Dafa dan berkata, “Jika setiap orang dapat memiliki lebih banyak Zhen Shan Ren (Sejati baik Sabar), hidup kita akan lebih baik.”
Frankfurt adalah salah satu pusat keuangan utama di Eropa. Jalan-jalan ramai dan banyak orang menyaksikan parade, yang menampilkan barisan gendang pinggang, tarian naga, dan bendera serta spanduk berwarna-warni. Beberapa orang mengambil foto dan video, beberapa menerima brosur, dan yang lain berbicara dengan praktisi.
Para praktisi mengadakan parade di Frankfurt pada 16 Mei 2026 untuk merayakan Hari Falun Dafa Sedunia. (Minghui.org)
Orang-orang Memuji Falun Dafa
Setelah Johanna, seorang insinyur dari Swiss, membaca brosur, ia memuji cara praktisi menyampaikan pesan dengan damai, yang menurutnya menginspirasi orang untuk mengetahui tentang Falun Dafa. Ia mengatakan biasanya acara seperti ini menegangkan dan terkadang polisi harus turun tangan, tetapi parade praktisi membuat orang merasa tenang dan memberi orang kesan positif tentang Falun Dafa.
Pia dan Kim, yang bekerja di sektor keuangan, juga tertarik dengan parade tersebut. Pia berkata, “Ini benar-benar parade yang indah. Prosesinya sangat terorganisir, berwarna-warni, dan menarik perhatian. Saya terutama menyukai genderangnya.” Mereka mengatakan acara semacam ini mendorong orang untuk ingin tahu lebih banyak tentang Falun Dafa. Kedua wanita itu mengatakan ini adalah pertama kalinya mereka mendengar tentang prinsip-prinsip Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar). Kim berkata, “Ini adalah nilai-nilai yang harus diketahui semua orang.” Pia setuju, “Nilai-nilai ini cocok untuk semua orang.”
Tristan, seorang fotografer dari Perancis, dan Anna, seorang dokter hewan di Jerman, menyaksikan pertunjukan praktisi di Lapangan Gedung Opera dan membaca brosur. Mereka terkejut mengetahui bahwa meskipun Falun Dafa sangat bermanfaat, Falun Dafa dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Tristan berkata, “Ini tidak dapat dipahami dan salah.” Mereka menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan tersebut.
“Ingin Membagikan Kebaikan Ini kepada Lebih Banyak Orang”
Sadrina berharap lebih banyak orang mengetahui keindahan Falun Dafa. (Minghui.org)
Ketika Sadrina menonton Shen Yun, dia menyukai pertunjukan gendang pinggang. Dia mulai berlatih Falun Dafa dan sangat senang bergabung dengan barisan gendang pinggang. Dia berkata, “Saya sangat senang dapat menunjukkan kebaikan Falun Dafa kepada lebih banyak orang.”
Sadrina menjelaskan bahwa dia selalu menyukai budaya tradisional Tiongkok. Ketika dia menonton film seni bela diri, dia berharap suatu hari nanti dapat bertemu dengan seorang guru yang bijaksana dan baik hati. Dia tidak menyangka mimpinya menjadi kenyataan. Seorang dokter Tiongkok memberinya buku Zhuan Falun.
Setelah membaca Zhuan Falun, dia berkata, “Ini adalah buku yang selama ini saya cari. Apa yang tertulis di dalamnya sangat nyata dan benar.”
Ia mengatakan bahwa bukan hanya kesehatannya yang meningkat setelah berlatih Falun Dafa, tetapi juga karakternya, “Dulu saya mudah marah dan memprioritaskan kepentingan sendiri. Dengan membaca Zhuan Falun, saya belajar untuk lebih peduli pada orang lain dan menjadi lebih tenang.” Di masa lalu, ia merasakan banyak ketakutan, seperti takut berjalan-jalan di malam hari atau takut kehilangan sesuatu.
Ia berharap orang-orang akan memahami betapa indahnya Falun Dafa, “Saya berharap lebih banyak orang juga dapat merasakan kedamaian dan kegembiraan batin seperti ini.”
Berharap Lebih Banyak Orang Mempelajari Falun Dafa
Piotr berharap dapat memberi tahu lebih banyak orang tentang Falun Dafa. (Minghui.org)
Piotr dari Polandia sekarang tinggal di Jerman. Ia berpikir tarian naga dapat menarik perhatian orang sehingga mereka akan mempelajari Falun Dafa dan penganiayaan.
Piotr dulu bertanya pada dirinya sendiri mengapa manusia dilahirkan ke dunia ini. Ia juga berharap menjadi orang baik. Sahabatnya berlatih Falun Dafa dan memberinya buku Zhuan Falun pada 2012. Ia hanya melihatnya sekilas dan menyimpannya. Pada 2018, ketika ia mengalami berbagai kemunduran dan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan, temannya sekali lagi menyarankan agar ia membaca Zhuan Falun. Piotr berkata, “Saya menemukan jawabannya dalam Falun Dafa. Saya belajar bagaimana menjadi orang yang lebih baik, ayah yang lebih baik, dan suami yang lebih baik.”
Ia mematuhi prinsip Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar), dan satu perubahan besar adalah ia berhenti merokok tanpa kesulitan.
Ia berkata, “Saya merasakan keindahan Falun Dafa yang luar biasa, tetapi di Tiongkok, orang-orang yang percaya pada Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) dianiaya. Ini benar-benar memilukan.” Para praktisi mengadakan acara serupa dengan yang di Frankfurt untuk mengakhiri penganiayaan PKT dan merayakan Hari Falun Dafa Sedunia, dan mereka berharap suatu hari nanti mereka dapat merayakannya bersama para praktisi di Tiongkok. Banyak orang yang lewat menunjukkan dukungannya kepada para praktisi dengan menandatangani petisi yang menyerukan untuk mengakhiri penganiayaan.
Orang-orang menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan. (Minghui.org)
“Semoga Acara Seperti Ini Lebih Sering Diadakan di Masa Depan”
Stephanie Saemann, seorang desainer media, dan keluarganya menyaksikan acara tersebut.
Ia mengatakan bahwa acara tersebut tidak hanya menampilkan budaya tradisional Tiongkok, tetapi juga membantu orang-orang mengetahui tentang masalah hak asasi manusia di Tiongkok. Ia berkata, “Meskipun penganiayaan itu menyedihkan, pesan yang disampaikan melalui acara ini adalah hal positif, kebaikan dan harapan. Ini membuat saya benar-benar memahami apa itu Falun Dafa.”
Kai Saemann, yang bekerja di industri perhotelan, juga berkata, “Barisan genderang pinggang dan tari naga membantu anak-anak untuk mendapatkan pemahaman tentang beragam budaya. Pada saat yang sama, mereka juga meningkatkan kesadaran lebih banyak orang tentang Falun Dafa dan pengambilan organ paksa yang dilakukan oleh PKT.”
Kakak perempuannya, Jenniffer Weber, yang bekerja sebagai juru tulis di sebuah firma hukum, menambahkan, “Kami tidak tahu tentang Falun Dafa sebelumnya, tetapi acara ini meningkatkan kesadaran kami tentang latihan tersebut.”
Keluarga tersebut memuji prinsip-prinsip Falun Dafa, Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar), dan berkata, “Ini adalah nilai-nilai yang sangat baik dan merupakan nilai-nilai yang kita semua harapkan.”
Mereka semua menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan dan mengatakan mereka berharap para praktisi akan mengadakan acara serupa di masa mendatang.
Praktisi berfoto bersama dan berterima kasih kepada Guru karena telah memperkenalkan Falun Dafa. (Minghui.org)
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org















