(Minghui.org) Saya dan suami beruntung dapat mulai berlatih Falun Dafa pada Juli 1997. Saya ingin berbagi beberapa cerita tentang bagaimana kami mendapat manfaat dari latihan ini dan bagaimana orang-orang diberkati.

Penglihatan Saya Membaik

Saya memiliki banyak masalah kesehatan sebelum mulai berlatih, yang paling serius adalah neurasthenia (gangguan saraf atau lelah saraf). Saya minum enam tablet penenang (diazepam) setiap malam tetapi saya tetap tidak bisa tidur. Saya sangat menderita.

Penyakit saya hilang setelah saya melakukan latihan Falun Dafa dan menonton video ajaran Guru. Saya langsung tertidur begitu kepala saya menyentuh bantal. Saya sangat bahagia!

Meskipun saya berlatih, penglihatan saya menjadi kabur karena keterikatan Qing saya dengan keluarga. Menantu laki-laki saya yang paling tua adalah seorang pecandu alkohol. Ia menyiksa istri dan anaknya setelah mabuk, dan itu membuat saya sedih.

Suatu malam ia pulang dalam keadaan mabuk dan bertengkar lagi dengan keluarganya. Penglihatan saya kabur dalam semalam dan menyebabkan kehidupan sehari-hari saya sulit serta menciptakan hambatan dalam menjelaskan fakta kebenaran tentang penganiayaan kepada orang-orang. Karena itu, saya merasa kesal.

Saya mencari ke dalam dan menyadari bahwa itu karena saya tidak melepaskan Qing pada keluarga; saya sendirilah yang mendatangkan penderitaan ini. Saya perlu menyingkirkan keterikatan itu. Di tengah penderitaan itu, saya mengambil Zhuan Falun dan membolak-balik halamannya secara acak. Halaman-halaman terbuka pada Ceramah 3, “Semua Praktisi Saya Perlakukan Sebagai Pengikut.” (Ceramah 3, Zhuan Falun)

Saya membolak-baliknya untuk kedua kalinya, dan halaman yang sama kembali terbuka. Membaliknya lagi untuk ketiga kalinya, dan halaman yang sama kembali terbuka, “Semua Praktisi Saya Perlakukan Sebagai Pengikut.”

Saya menyadari bahwa Guru tidak mencampakkan praktisi yang tidak layak seperti saya. Saya belajar Fa dan melakukan latihan setiap hari, dan penglihatan saya membaik dan kembali normal. Fa Guru melenyapkan kebencian saya. Saya bersyukur atas belas kasih Guru yang tak terbatas dan telah memberi saya hidup baru.

Suami Saya Berterima Kasih kepada Guru karena Telah Menyelamatkan Hidupnya

Suami saya menjalani operasi perut pada tanggal 23 Juli 1999. Dokter berkata setelah operasi: “Selama bertahun-tahun saya melakukan operasi, saya belum pernah bertemu kasus seperti ini, area yang terkena dampak benar-benar tertutup.”

Kami memberi tahu dokter bahwa kami berlatih Falun Dafa, dan dokter menjawab: “Ini adalah keajaiban. Latihan Falun Dafa anda membuahkan hasil.” Keluarga kami bersyukur kepada Guru karena telah menyelamatkan hidup suami saya.

Ketika saya dan suami melakukan latihan keempat suatu pagi di bulan Juni 2021, saya menyadari ada sesuatu yang salah. Saya membantunya duduk dan saya meminta Guru membantunya.

Suami saya sadar kembali sekitar satu jam kemudian. Saya memberi tahu anak saya apa yang terjadi, dan kami berterima kasih kepada Guru karena telah membantu suami saya. Keluarga kami telah lama mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan organisasi-organisasi afiliasinya.

Seorang Sahabat Menerima Berkah

Seorang sahabat saya, dari Provinsi Shandong, mengalami kelumpuhan wajah. Tetangga saya dan saya mengunjunginya. Wajahnya memar setelah perawatan akupunktur. Tetangga saya berseru: “Anda terlihat lebih buruk! Anda terlihat lebih buruk!”

Saya memberi tahu teman saya bahwa Falun Dafa dapat membantunya, dan saya memberinya amulet. Saya berkata: “Silakan ucapkan ‘Falun Dafa baik – Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) baik.’ Anda akan merasa lebih baik.”

Dia segera mengucapkan kata-kata itu dan kami melihat wajahnya berangsur-angsur membaik dan kemudian terlihat normal.

Tetangga saya dengan gembira berteriak, “Anda terlihat baik sekarang!”

Falun Dafa Menjaga Orang Tetap Aman

Xiao Gao bekerja sebagai pengemudi di tempat kerja suami saya. Suatu hari suami saya bertemu Xiao Gao dan mengatakan kepadanya bahwa mengucapkan “Falun Dafa baik – Zhen, Shan, Ren (Sejati Baik Sabar) baik” akan mendatangkan berkah baginya.

Xiao Gao menjawab: “Saya tahu, saya tahu! Suatu malam sekitar pukul 22:00, saya dan temannya saya sedang mengemudi di Jalan Tol Jilin. Lampu depan tiba-tiba mati. Teman saya berteriak: ‘Falun Dafa Hao – Zhen, Shan, Ren Hao. Guru Li Hongzhi, tolong bantu saya!’ Lampu depan menyala kembali. Sejak saat itu saya mengucapkan kalimat itu setiap hari.”