(Minghui.org)
Nama: Cong Ruimin
Nama Mandarin: 丛瑞敏
Jenis Kelamin: Perempuan
Usia: 68 tahun
Kota: Daqing
Provinsi: Heilongjiang
Pekerjaan: Pensiunan karyawan perusahaan teknik kelistrikan
Tanggal Meninggal: Desember 2025
Tanggal Penangkapan Terakhir: 14 Maret 2022
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Wanita Provinsi Heilongjiang

Seorang wanita di Kota Daqing, Provinsi Heilongjiang, yang saat itu masih terbaring di tempat tidur pasca operasi kanker rektum, diperintahkan oleh pengadilan setempat untuk kembali ditahan guna menjalani hukuman tiga tahun penjara yang sebelumnya diizinkan untuk dijalani di rumah. Kondisi kesehatan Cong Ruimin semakin memburuk akibat penahanan tersebut. Ia dibebaskan pada Oktober 2024 dan meninggal dunia pada Desember 2025 dalam usia 68 tahun.

Hukuman yang dijalani Cong bermula pada 1 Agustus 2019, ketika kartu identitasnya memicu alarm saat ia melewati pemeriksaan keamanan di Stasiun Kereta Daqing. Namanya telah masuk dalam daftar hitam sistem pemerintah karena ia adalah praktisi Falun Gong.

Polisi menggeledah tasnya dan menemukan sejumlah kartu informasi mengenai Falun Gong. Pada hari yang sama, beberapa petugas menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong, foto pendiri Falun Gong, dua unit komputer, sebuah printer, pelubang kertas, pemotong kertas, serta beberapa keping DVD kosong.

Polisi stasiun kereta dan seorang agen Kantor 610 bermarga Dai berjanji akan membebaskan Cong jika ia bersedia menandatangani surat pernyataan untuk melepaskan keyakinannya pada Falun Gong. Ia menolak untuk mematuhi dan dibawa ke Kantor Polisi Longnan. Keesokan harinya, polisi membawanya ke Pusat Penahanan Daqing dan melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Distrik Ranghulu satu bulan kemudian, dengan tuduhan “merusak penegakan hukum melalui organisasi sesat”—sebuah dalih standar yang digunakan untuk menjerat praktisi Falun Gong.

Cong mulai mengalami nyeri perut yang parah setelah 40 hari masa penahanan. Ia didiagnosis menderita kanker rektal setelah petugas membawanya ke rumah sakit pada 22 Oktober 2019. Polisi menahannya selama satu bulan lagi dan membebaskannya dengan jaminan pada 3 Desember. Saat itu, ia sudah melewatkan waktu terbaik untuk mendapatkan pengobatan.

Jaksa Feng Guang dari Kejaksaan Distrik Ranghulu mendakwa Cong pada waktu yang tidak diketahui. Pengadilan Distrik Ranghulu menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar 20.000 yuan pada 29 Desember 2019. Karena kondisi kesehatannya, ia diizinkan menjalani masa hukuman di rumah dan diperintahkan untuk melapor ke Biro Kehakiman Distrik Ranghulu setiap bulan.

Namun, pada 14 Maret 2022, petugas dari Kantor Polisi Longnan menangkap Cong di rumahnya dan membawanya ke Rumah Sakit Longnan untuk pemeriksaan fisik, sesuai perintah Pengadilan Distrik Ranghulu. Cong ditahan di Pusat Penahanan Kabupaten Dumeng selama satu bulan dan kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan Kota Daqing. Keluarga tidak diizinkan untuk mengunjunginya.

Cong dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Heilongjiang pada waktu yang tidak diketahui. Ia mengalami siksaan fisik dan mental karena menolak untuk meninggalkan keyakinannya. Saat dibebaskan pada Oktober 2024, kondisinya sangat lemah dan ia menderita nyeri perut hebat, kesulitan bernapas, serta insomnia parah. Produksi sel darahnya tidak memadai, dan ia bergantung pada transfusi darah untuk bertahan hidup. Meski demikian, polisi dan petugas komunitas setempat terus melecehkannya.

Setelah 14 bulan berjuang melawan penurunan kondisi kesehatan pasca-pembebasannya dari penjara, Cong meninggal dunia pada Desember 2025.

Laporan Terkait:

Wanita Heilongjiang Dibawa Kembali ke Penahanan untuk Menjalani Hukuman yang Salah