(Minghui.org) Sebelumnya, Minghui.org melaporkan tentang penganiayaan terhadap seorang wanita di Kota Fuyang, Provinsi Anhui, yang menjalani hukuman lima tahun karena keyakinannya pada Falun Gong. Pada awal Oktober 2024, Fan Wenfang telah dipukuli hingga tidak bisa berjalan. Laporan lain pada November 2025 mengungkapkan bahwa dia diberi obat-obatan yang tidak diketahui, yang mengakibatkan dia menjadi bingung, linglung, dan tidak dapat mengenali orang.

Informasi baru telah diketahui bahwa Fan, yang berusia 70-an tahun, seringkali tidak diberi makanan dalam beberapa tahun pertama pemenjaraannya (setidaknya hingga tahun 2025). Huang Ling, kepala divisi kesebelas saat itu, memerintahkan agar Fan dibiarkan kelaparan karena dia teguh pada keyakinannya. Para penjaga dan narapidana yang ditugaskan untuk mengawasinya bahkan sengaja membuang makanannya ke dalam lubang kotoran. Dia sangat lapar sehingga dia mengambil makanan dari lubang kotoran itu.

Setelah Wei Cai mengambil alih sebagai kepala divisi, dia mengirim Fan ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan kemudian memerintahkannya minum obat psikiatri untuk mengobati beberapa “penyakit mental.” Catatan medis Fan tidak pernah diperlihatkan. Karena dia menolak untuk minum obat, Wei mencampur obat-obatan itu ke dalam makanannya. Dia menunjukkan gejala yang dijelaskan di atas tak lama setelah itu.

Fan, mantan dokter kandungan di Rumah Sakit Komunitas Wenfeng, ditangkap pada Juli 2022 dan dibawa ke Pusat Penahanan Wanita Kota Fuyang. Dia dijatuhi hukuman lima tahun pada tanggal yang tidak diketahui dan dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Anhui.

Sebelum penganiayaan terbarunya, Fan sebelumnya ditahan di pusat penahanan setempat beberapa kali dan tiga kali di pusat pencucian otak. Dia juga dijatuhi hukuman tiga kali kerja paksa di kamp kerja paksa dengan total sekitar dua tahun (antara tahun 2000 dan 2002) dan dipenjara dua kali dengan total 12 tahun (Juni 2003 hingga Juni 2010 dan November 2013 hingga November 2018). Dia nyaris tidak selamat dari penyiksaan selama dalam tahanan. Dia kehilangan semua giginya selama masa hukuman penjara pertamanya akibat sering dicekoki makan secara paksa.

Lihat laporan terkait untuk detail penganiayaan terhadap Fan.

Laporan Terkait:

Former Obstetrician Serving Third Prison Term for Her Faith, Unable to Recognize People After Being Injected with Unknown Drugs

Setelah 14 Tahun Dipenjara, Mantan Dokter Kandungan Dihukum Penjara Ketiga karena Keyakinannya pada Falun Gong

The Persecution Ms. Fan Wenfang Suffered before Being Carried into the Courtroom on a Stretcher

Teeth Pried Out With a Wrench, Carried to Court On a Stretcher: The Persecution of Ms. Fan Wenfang in Fuyang City

Having Been Imprisoned and Tortured for 14 Years, Former Obstetrician Arrested Again for Her Faith