(Minghui.org) Saya mulai berkultivasi Falun Dafa pada 1997. Saya ingin berbagi dua kisah tentang orang-orang yang menerima berkah setelah memahami fakta kebenaran mengenai Falun Dafa. Meskipun awalnya memiliki kesalahpahaman tentang Dafa, kesediaan mereka untuk mendengarkan fakta kebenaran menjadi kunci perubahan sikap mereka.
Manajer Mal yang Enggan
Pada tahun 2000, saya menyewa sebuah kios di sebuah mal untuk memulai usaha. Suatu hari, manajer mal datang dan berkata dengan marah, "Datanglah ke kantor saya." Saya merasa bingung. Saat tiba di kantornya, dia duduk di kursinya namun tidak mempersilahkan saya duduk. Sembari berdiri dengan canggung di depan mejanya, dia berkata dengan nada kasar, "Saya akan melaporkan Anda!"
Saya tidak merasa takut. Saya tersenyum dan bertanya, "Tuan, atas dasar apa anda akan melaporkan saya?" Melihat wajahnya memerah, saya berkata, "Mohon jangan marah. Saya hanya ingin tahu mengapa anda hendak melaporkan saya."
Ekspresinya sedikit melunak, "Saya baru saja mendengar bahwa anda berlatih Falun Dafa, dan terkadang membicarakannya dengan orang lain di mal ini. Saya mengelola tempat yang besar di sini. Bagaimana mungkin saya membiarkan ada penyewa yang berlatih Falun Dafa? Bukankah anda membahayakan pekerjaan saya? Apa anda pikir saya sudah gila?"
Saya menjawab dengan lembut, "Tuan, apakah anda mengetahui sesuatu tentang Falun Dafa?" Dia menjawab, "Saya tidak tahu detailnya, saya hanya pernah mendengarnya di TV. Pihak manajemen juga membahasnya dalam rapat; atasan kami tidak mengizinkannya."
Saya melanjutkan, "Karena anda belum mengetahui apa sebenarnya Falun Dafa, izinkan saya menggunakan sedikit waktu berharga anda untuk menjelaskannya." Dia menarik sebuah kursi dan mempersilahkan saya duduk. Saya mengucapkan terima kasih dan mulai menjelaskan, "Falun Dafa, yang juga dikenal sebagai Falun Gong, adalah latihan kultivasi aliran Buddha yang diperkenalkan oleh Guru Li Hongzhi pada Mei 1992.
"Latihan ini berlandaskan pada prinsip Zhen, Shan, Ren (Sejati-Baik-Sabar), serta mencakup lima perangkat latihan yang lembut. Hal ini mengajarkan orang cara mengultivasi pikiran, meningkatkan kesehatan dan moral, serta kembali ke jati diri mereka yang asli.”
“Apa yang dikatakan di televisi itu sama sekali tidak benar; itu merupakan fitnah dan kebohongan terhadap Falun Dafa. Banyak praktisi telah meningkatkan kesehatan fisik dan standar moral mereka, bahkan meningkatkan efisiensi kerja mereka. Saya adalah salah satu orang yang memperoleh manfaat dari latihan ini. Terlebih lagi, Falun Dafa mengajarkan orang untuk tidak mementingkan diri sendiri dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain. Anda bisa melihat bahwa meskipun ada penindasan dari pemerintah, praktisi tidak pernah membalas; kami selalu bersikap baik dan rasional.”
Manajer itu terdiam dan tidak berkata apa-apa lagi tentang niatnya melaporkan saya. Sesaat kemudian, dengan nada penuh pemikiran, ia berkata, “Pantas saja anda begitu baik kepada orang lain. Banyak karyawan di mal ini yang membicarakan hal-hal baik tentang anda! Karena Falun Dafa adalah latihan yang begitu baik, anda bisa berlatih di rumah saja. Jangan membicarakannya dengan orang lain di sini untuk menghindari kesalahpahaman. Sekarang, silakan kembali bekerja!” Saya berkata, “Terima kasih, Tuan! Pengertian anda membuat hati saya lega.”
Saya tahu bahwa Guru melindungi saya. Saya bersyukur cobaan saya telah berlalu dan manajer tersebut mulai memahami fakta kebenaran tentang Dafa. Sejak saat itu, ia memperlakukan saya dengan baik dan bersedia mempekerjakan praktisi Falun Dafa lainnya.
Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi manajer umum dan menangani mal-mal di seluruh wilayah tersebut. Saya yakin ia menerima berkah karena telah memahami fakta kebenaran dan memperlakukan praktisi Dafa dengan baik!
Keinginannya Terwujud
Pada 2006, saya bekerja di sebuah pasar swalayan dan seiring berjalannya waktu, saya menjadi akrab dengan seorang rekan kerja bagian penjualan. Kami sudah seperti saudara perempuan dan sering menghabiskan waktu bersama. Dia pernah bercerita bahwa impiannya adalah menjalankan bisnis sendiri agar tidak perlu lagi bekerja dengan orang lain.
Suatu kali, saat kami sedang mengobrol santai, dia melempar tas bahunya ke atas sofa lalu bergegas pergi ke kamar kecil. Resleting tasnya terbuka, dan sebuah buku catatan kecil terjatuh ke lantai. Buku itu dalam keadaan terbuka, jadi saya memungutnya dan meletakkannya kembali di sofa. Tanpa sengaja, saya melihat satu baris tulisan yang cukup mencolok: "Falun Dafa itu sangat menakutkan!" Saya berpikir, "Apa maksudnya ini? Pasti bukan kebetulan saya melihat ini. Guru pasti telah mengatur agar wanita ini bisa mendengar fakta kebenaran."
Setelah dia kembali, saya menunjuk buku catatan itu dan berkata, "Teman, tasmu lupa ditutup resletingnya, jadi buku catatanmu terjatuh. Saya memungutnya dan tanpa sengaja melihat apa yang kamu tulis. Maaf ya, saya tidak bermaksud mencampuri urusan pribadimu." Dia menjawab, "Kita kan teman. Tidak apa-apa. Saya memang orang yang ceroboh."
"Mengapa kamu menulis bahwa kamu takut pada Falun Dafa? Saya ingin menceritakan lebih banyak tentang hal itu kepadamu." Dia menjawab, "Saya tidak mau mendengarnya. Saya benar-benar takut!" Saat itu, raut wajahnya menegang dan dia tampak ketakutan.
Saya tersenyum, "Apakah menurutmu saya menakutkan?" Dia menjawab tidak. Saya berkata, "Benar sekali," "praktisi semuanya adalah orang baik, orang-orang terbaik. Falun Dafa adalah latihan kultivasi tingkat tinggi dari aliran Buddha. Latihan ini menuntut praktisinya untuk mengikuti prinsip-prinsip alam semesta—Zhen, Shan, Ren (Sejati-Baik-Sabar). Mereka yang benar-benar berlatih Dafa bersikap tidak mementingkan diri sendiri di masyarakat, di tempat kerja, maupun di rumah."
“Latihan ini memiliki efek penyembuhan yang ajaib dan meningkatkan kesehatan fisik. Banyak orang yang menderita penyakit yang sulit disembuhkan atau bahkan dianggap tidak dapat disembuhkan secara medis telah kembali sehat tanpa intervensi medis. Mereka menjadi sehat dan penuh energi, serta karakter moral mereka pun meningkat. Sebelum Partai Komunis Tiongkok [PKT] memulai penganiayaan, hampir 100 juta orang berlatih Falun Dafa di seluruh negeri. Jumlah ini mencakup orang-orang dari berbagai usia dan profesi, beragam kelas sosial, serta berbagai latar belakang etnis.
“Mereka yang sungguh-sungguh berkultivasi Falun Dafa mematut diri mereka sendiri untuk secara ketat mengikuti prinsip Zhen, Shan, Ren (Sejati-Baik-Sabar). Mereka tidak merugikan orang lain dengan cara apa pun dan tidak terlibat dalam perjudian, prostitusi, kekerasan, ataupun pencurian. Mereka sepenuhnya memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jiang Zemin-lah yang, karena rasa iri, menganggap bahwa banyaknya orang yang berlatih Dafa mengancam rezimnya dan seolah-olah menyaingi Partai Komunis dalam menguasai massa. Saat ia memerintahkan penganiayaan, PKT merekayasa insiden bakar diri di Lapangan Tiananmen untuk memicu kebencian rakyat Tiongkok terhadap Falun Dafa.
“Banyak orang mengetahui kebaikan latihan ini, namun mereka tidak lagi berani berlatih. Sementara itu, Dafa telah menyebar ke puluhan negara di luar negeri, dan buku-buku Falun Dafa telah diterjemahkan lebih dari 20 bahasa.”
Dia mendengarkan dengan penuh minat, “Wah! Latihan ini sungguh luar biasa!” Saya kemudian menceritakan kepadanya tentang “batu karakter tersembunyi” di Provinsi Guizhou dan tentang pentingnya mundur dari PKT demi masa depan yang aman: “Sejak berkuasa, PKT telah menyebabkan kematian lebih dari 80 juta orang melalui berbagai gerakan politiknya. Dalam penganiayaan terhadap Falun Dafa, banyak praktisi dijebloskan ke penjara dan kamp kerja paksa; yang lainnya disiksa hingga meninggal. Mereka bahkan mengambil organ tubuh dari praktisi yang masih hidup demi keuntungan.
“Rezim jahat ini tidak memperlakukan orang selayaknya manusia, dan pada akhirnya Langit akan meruntuhkannya. Saat seseorang bergabung dengan Partai, Liga Pemuda Komunis, maupun Pionir Muda, mereka bersumpah untuk memperjuangkan komunisme dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Seseorang harus mundur dari PKT dan organisasinya dari lubuk hati yang paling dalam, barulah ia akan selamat dari bencana di masa depan.”
Teman saya berterima kasih, “Jiang Zemin dan Partai Komunis sungguh kejam. Saya ingin mundur dari Liga Pemuda dan Pionir Muda menggunakan nama asli saya.” Saya berkata, “Kamu tidak perlu berterima kasih kepada saya, kamu harus berterima kasih kepada Guru! Guru Li Hongzhi-lah yang meminta kami membantu menyelamatkan orang-orang dengan menyampaikan fakta kebenaran tentang Dafa kepada mereka.”
Saya juga memintanya untuk memberitahu tentang latihan ini kepada keluarga dan teman-temannya, serta mengajak mereka untuk mundur dari PKT dan organisasi pemuda yang berafiliasi dengannya.
Dia kemudian bertanya, “Jadi, cerita-cerita di TV tentang praktisi Falun Dafa yang membedah perut mereka sendiri demi mencari Falun (roda hukum) dan memukuli orang tua mereka hingga meninggal itu semuanya palsu?”
Saya menjawab, “Buku ajaran utama kami, Zhuan Falun, mengajarkan: ‘bagi praktisi Gong, kita juga menuntutnya dengan ketentuan agak ketat, praktisi Gong tidak boleh membunuh kehidupan.’ (Ceramah 7, Zhuan Falun) Praktisi sama sekali dilarang membunuh atau melakukan bunuh diri. Partai Komunis mengarang cerita ini untuk memfitnah Falun Dafa dan mencari pembenaran atas penganiayaan yang mereka lakukan. Jadi, apakah kamu masih merasa takut?”
Dia menghela napas, “Sekarang saya mengerti segalanya, dan saya tidak takut lagi. Latihan ini sungguh ajaib! Saya akan selalu ingat bahwa Falun Dafa baik!”
Kemudian, teman saya menikah dan mendirikan usaha peternakan ayam bersama suaminya. Mereka senantiasa memegang teguh prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar) serta bekerja keras. Berkat etos kerja tersebut, usaha mereka berkembang pesat. Mereka juga berhasil membesarkan dua anak yang cerdas, dan keluarga mereka hidup sejahtera. Keinginannya benar-benar terwujud. Mereka memperoleh berkah yang luar biasa karena telah memahami fakta kebenaran.
Terima kasih, Guru!
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org