(Minghui.org) Seorang wanita di Kabupaten Chenxi, Provinsi Hunan, diadili pada 21 Juli 2026 karena berlatih Falun Gong, sebuah latihan spiritual yang dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.
Zeng Liuyun, yang hidup seorang diri, ditangkap pada 20 Oktober 2025, oleh petugas dari Kantor Polisi Xianfeng. Mereka menggeledah rumahnya dan membawanya ke Departemen Kepolisian Kabupaten Chenxi, yang mengeluarkan pemberitahuan penahanan ilegal 15 hari di Penjara Kabupaten Chenxi.
Menurut orang dalam, polisi menyadap ponsel Zeng dan mendapati dirinya mengunggah lagu dengan “informasi sensitif” di platform media sosial.
Putri Zeng, yang bekerja di kota lain, kembali ke Chenxi pada 5 November 2025. Dia menunggu di luar penjara selama berjam-jam namun tidak melihat ibunya. Dia kemudian mengetahui bahwa ibunya sudah dipindahkan ke Pusat Penahanan Kota Huaihua hari itu. Huaihua menaungi Kabupaten Chenxi.
Kejaksaan Kabupaten Chenxi mendakwa Zeng dan meneruskan kasusnya ke Pengadilan Kabupaten Yuanling sekitar Juni 2026.
Hakim Yao Zukun dari Pengadilan Kabupaten Yuanling mengadakan persidangan atas kasusnya di Pengadilan Kabupaten Zhongfang pada 21 Juli 2026. Jaksa Feng Qiang dari Kejaksaan Kabupaten Yuanling juga hadir. Yuanling dan Zhongfang berada di bawah administrasi Kota Huaihua.
Putri Zeng hadir selaku pembela non-pengacara baginya. Dia menekankan bahwa ibunya berlatih Falun Gong demi menjadi orang yang lebih baik dan lebih sehat. Pengacara pembela juga mengajukan pembelaan tidak bersalah bagi Zeng.
Tidak jelas apakah dakwaan tersebut akan dijatuhkan padanya atau tidak.
Zeng bukan satu-satunya warga Kabupaten Chenxi yang ditargetkan karena berlatih Falun Gong di beberapa tahun terakhir. Li Yueying [wanita], sekitar 86 tahun, ditahan pada 8 Juli 2026 untuk menjalani hukuman enam bulan yang diberikan pada 2023. Wanita tua tersebut saat ini ditahan di Rumah Sakit Obat Tradisional Tiongkok Kota Huaihua.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org