(Minghui.org) Berita hari ini dari Tiongkok mencakup insiden penganiayaan yang terjadi di lima kota atau kabupaten di empat provinsi, di mana setidaknya tujuh praktisi baru-baru ini dianiaya karena keyakinan mereka.

1. [Kota Dalian, Provinsi Liaoning] Cui Huizhi Dijatuhi Hukuman

Cui Huizhi, 79 tahun, ditangkap pada 9 Juli 2026 dan tak lama kemudian dijatuhi hukuman penjara selama tiga setengah tahun. Dia dijadwalkan akan dipindahkan dari Pusat Penahanan Yaojia ke Penjara Wanita Provinsi Liaoning.

2. [Kota Tongling, Provinsi Anhui] Ge Ke Ditangkap

Ge Ke ditangkap di rumah seorang teman di Kota Tongling pada 21 Agustus 2026 oleh polisi dari Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu.

3. [Kota Dalian, Provinsi Liaoning] Yu Xiangjia Ditahan

Yu Xiangjia ditangkap pada 11 Agustus 2026. Rumahnya digeledah. Istrinya, Sun Qianyi, juga dibawa ke Kantor Polisi Jalan Bayi, namun dia dibebaskan pada malam harinya. Yu saat ini ditahan di Pusat Penahanan Yaojia.

4. [Kota Yantai, Provinsi Shandong] Ren Yuxiang dan Yu Xiaoyan Dilecehkan

Ren Yuxiang dan putrinya, Yu Xiaoyan, telah berulang kali dilecehkan sejak mereka pindah ke Kota Yantai dari Kota Tonghua, Provinsi Jilin. Polisi setempat dan petugas komunitas secara berkala menelepon maupun mendatangi mereka untuk menanyakan berapa banyak orang yang tinggal di rumah tersebut.

5. [Kota Shenyang, Provinsi Liaoning] Informasi Tambahan mengenai Penangkapan Zhou Fenglan

Zhou Fenglan ditangkap pada 21 Juli 2026. Empat petugas dari Kantor Polisi Huishan mendatangi rumahnya dan membawanya ke rumah sakit. Suaminya ikut pergi ke rumah sakit namun tidak diizinkan untuk tetap berada di sana. Zhou ditahan di rumah sakit dan tidak diperbolehkan menerima kunjungan keluarga. Dia dipindahkan ke Pusat Penahanan Liaohua pada 20 Agustus.

6. [Kota Qian’an, Provinsi Hebei] Guo Zhengping Dilecehkan

Guo Zhengping dilecehkan di rumahnya pada 21 Agustus 2026 oleh tiga petugas berpakaian preman dari Divisi Keamanan Domestik Kota Qian’an. Masing-masing petugas mengenakan kamera tubuh. Salah satu petugas meminta kartu identitas dan nomor ponselnya. Dia menolak memberikan informasi tersebut.

Polisi menggeledah rumahnya tanpa surat perintah penggeledahan dan menyita dua pemutar MP3, dua buku Zhuan Falun, sebuah kalender meja yang memuat pesan-pesan Falun Gong, serta barang-barang lainnya. Tidak ada daftar barang sitaan yang diberikan. Guo menolak menandatangani dokumen pemeriksaan.