(Minghui.org) Sekelompok praktisi Falun Dafa menghadirkan suasana damai dalam perayaan Hari Kota Rivne, Ukraina, pada tanggal 30 Agustus 2026.
Praktisi dari empat kota di Ukraina—Lviv, Netishyn, Lutsk, dan Kyiv—datang ke Rivne untuk mendukung praktisi setempat dan menyelenggarakan kegiatan.
Praktisi melakukan latihan Falun Dafa di taman pada perayaan Hari Jadi Kota Rivne, 30 Agustus 2026. (Minghui.org)
Berpartisipasi Meskipun Perang
Lima praktisi dari Kyiv melakukan perjalanan ke Rivne dengan mobil. Sebelumnya, Kyiv telah mengalami serangan drone jet yang terjadi hampir setiap jam selama berhari-hari. Menjelang keberangkatan, jalan utama yang harus dilalui praktisi dari Kyiv menuju Rivne juga ditutup akibat kerusakan parah yang disebabkan oleh ledakan di wilayah Kyiv. Namun, praktisi memutuskan untuk mengambil rute memutar, meskipun perjalanan memakan waktu lebih lama.

Tatyana melakukan perangkat latihan Falun Dafa kelima, meditasi. (Minghui.org)
Tatyana, seorang praktisi dari Kyiv, menjelaskan mengapa dia dan yang lainnya bertekad melakukan perjalanan ini.
Dia berkata: “Saya sangat berharap, di masa-masa sulit ini, masyarakat Ukraina memiliki cara yang efektif untuk tetap tenang dan menyelaraskan tubuh, pikiran, dan sistem saraf mereka. Saya telah berlatih Falun Dafa selama 25 tahun, sejak tahun terakhir saya di sekolah, dan saya mengalami sendiri bagaimana latihan ini benar-benar membantu seseorang jadi tenang, menemukan keseimbangan, dan menemukan jawaban dalam berbagai situasi dan kesulitan.”
Banyak praktisi di Kyiv melakukan latihan bersama setiap minggu, yang telah menjadi kegiatan dasar bagi Tatyana di tengah kekacauan konflik. Dia merasa bahwa “energi” yang dihasilkan dari melakukan latihan “tidak hanya menyelaraskan diri sendiri, tetapi juga lingkungan sekitar.”
Dia berkata: “Saya ingin orang-orang di Rivne mengetahui bahwa ada latihan yang luar biasa, yang didasarkan pada prinsip Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar). Dan ini sepenuhnya gratis.”
Untungnya, ketika praktisi mencapai bagian jalan yang sebelumnya ditutup pada pagi itu, sebagian jalan tersebut telah dibuka kembali, dan mereka melewatinya tanpa masalah.
Warga dan Pengunjung Tertarik pada Falun Dafa
Raisa mendengar alunan musik latihan Falun Dafa yang menenangkan dan melihat orang-orang yang sedang berlatih cukup lama. Akhirnya, dia mengambil selebaran informasi dan nomor telepon dari seorang praktisi di Rivne agar dia bisa datang dan belajar berlatih.
Seorang warga Rivne juga menghampiri meja kegiatan, dan perhatiannya tertuju pada buku Zhuan Falun, buku utama ajaran Falun Dafa, yang ada di sana. Ia mengatakan bahwa sebelumnya ia sudah pernah meminjamnya, serta membacanya, dan kini ingin memilikinya sendiri. Ia berkata, "Buku ini adalah penyelamat hidup."
Seorang wanita lain berterima kasih kepada praktisi karena telah memperkenalkan latihan ini kepadanya dan menambahkan: "Saya sudah lama tertarik dengan pengetahuan ini, tetapi saya kesulitan memahaminya sebagai suatu sistem yang utuh. Saya pernah membaca sedikit dan sepotong-sepotong dari berbagai sumber, namun tidak bisa menangkap betapa eratnya kaitan antara pengetahuan tentang alam semesta dan energi dengan seseorang serta tingkat moralitasnya. Terima kasih!"
Masyarakat Menandatangani Petisi untuk Mengakhiri Penganiayaan
Orang-orang yang melintas juga diundang untuk menandatangani petisi guna mengakhiri penganiayaan. Meskipun latihan ini sepenuhnya damai dan tidak bermuatan politik, penganiayaan terhadap Falun Dafa bermula pada tahun 1999 yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Praktisi membagikan selebaran mengenai Falun Dafa dan penganiayaan kepada orang-orang yang lewat, serta mengajak mereka menandatangani petisi. (Minghui.org)

Seorang wanita muda menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Dafa. (Minghui.org)
Banyak warga Rivne merasa tergugah oleh upaya praktisi dan menandatangani petisi. Maria dan cucu perempuannya bertanya mengenai penganiayaan itu, dan setelah menandatangani petisi, Maria menjelaskan bahwa keluarganya juga pernah menderita akibat ulah rezim komunis di Ukraina pada masa lalu.
Beberapa anak muda dari Lutsk yang sedang melintas juga tertarik pada latihan dan bertanya tentang penganiayaan yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok terhadap para praktisi. Mereka pun menandatangani petisi itu.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org





