(Minghui.org) Pada 9 Agustus 2026 Ana-Maria, seorang mahasiswa psikologi, melihat praktisi Falun Dafa kembali ke kampung halamannya dan berkata, “Saat saya melihat Anda di Eforie Nord tahun lalu, saya terkesan dengan ketulusan Anda dalam menjelaskan apa itu [Falun Dafa] serta senyuman Anda. Saya senang melihat ada orang-orang yang begitu bersemangat.”
Ia mengatakan bahwa ini adalah kali kedua ia melihat praktisi Falun Dafa di Eforie Nord—tempat yang dikunjungi praktisi setiap tahun selama musim panas. Stan informasi praktisi di pesisir Rumania menarik perhatian wisatawan, dan banyak orang telah mencoba latihan Falun Dafa sebagai cara untuk bersantai serta menemukan kedamaian.
Praktisi mengadakan kegiatan di Mangalia pada tanggal 9 Agustus 2026. (Minghui.org)\
Banyak orang menyadari pentingnya prinsip-prinsip yang dijunjung oleh Falun Dafa—Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar) sebagai hal yang esensial bagi keberlangsungan umat manusia, dan mereka menyatakan dukungan terhadap hak praktisi untuk menjalankan keyakinan mereka. Beberapa orang menandatangani petisi yang ditujukan kepada negara-negara G7+7 untuk menghentikan penganiayaan.
Mahasiswi Psikologi Mengajak Semua Orang untuk Menandatangani Petisi
Ana-Maria di stan Falun Dafa di Eforie Nord pada tanggal 9 Agustus 2026. (Minghui.org)
Ana-Maria senang bisa bertemu kembali dengan praktisi di Eforie Nord, dan ia mengatakan bahwa pertemuan itu mengingatkan dia akan pentingnya menjalani hidup secara positif serta memperbaiki karakternya.
Dia berkata, “Hal terpenting adalah mengubah diri kita sendiri; kita akan menjadi jauh lebih bahagia, jauh lebih puas, namun pada saat yang sama, hal itu akan membawa perubahan besar bagi orang-orang di sekitar kita, dan kita pun akan mengubah dunia tempat kita tinggal.”
Ia berpendapat bahwa orang-orang sebaiknya menerapkan prinsip-prinsip Falun Dafa: Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar) dalam kehidupan mereka, serta penting untuk mempelajari Falun Dafa. Ana-Maria menambahkan, “Informasi ini sangat bermanfaat. Tidak ada ruginya mengetahui apa saja manfaatnya; saya merekomendasikannya kepada semua orang.”
Ia menandatangani petisi serta mengajak orang - orang untuk melakukan hal serupa dan mencari informasi mengenai penganiayaan tersebut. “[Penganiayaan itu] sangat menyakitkan, dan saya mengaitkannya dengan genosida. Sungguh menyedihkan mendengar bahwa hal ini terjadi tanpa alasan yang jelas, di mana orang-orang biasa—tanpa melakukan kesalahan—harus mengorbankan nyawa mereka. Kita harus menentang hal ini. Saya mengajak semua orang untuk menandatangani petisi ini.”
Ia memberikan semangat kepada praktisi: “Teruskan upaya Anda. Apa yang Anda lakukan sangatlah penting sekaligus sangat menginspirasi.”
Praktisi Luar Biasa karena Membagikan Pesan Ini
Alisia Popescu berbicara dengan praktisi di Eforie Nord pada tanggal 9 Agustus 2026. (Minghui.org)
Alisia Popescu, warga Eforie Nord, mengatakan sungguh luar biasa bahwa kabar mengenai Falun Dafa dan penganiayaan tersebut sampai ke kota tempat tinggalnya, yang jaraknya begitu jauh dari Tiongkok. Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan para praktisi.
Dia berujar, “Ini adalah hal yang tidak mudah dicapai, terutama di masa kini ketika hampir semua orang sibuk dengan internet dan tidak terlalu memperhatikan apa yang terjadi di dunia nyata. Kita masing-masing harus memperhatikan apa yang sedang terjadi.
“Saya senang ada orang yang benar-benar mengambil sikap—bukan sekadar mengatakan bahwa ada hal buruk yang sedang terjadi tanpa ada tindakan nyata. Lambat laun, situasi [penganiayaan] ini pasti akan berubah.”
Popescu juga meyakini bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa dan konsep kultivasi diri yang berlandaskan prinsip-prinsip tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Dia menambahkan, “Dengan melakukan perubahan pada diri sendiri, pada akhirnya kita bisa mengubah sesuatu yang lebih besar. Setiap orang sebaiknya mempertimbangkan [prinsip-prinsip Falun Dafa Dafa] dan berusaha menghormatinya semaksimal mungkin, namun sikap itu harus bermula dari diri masing-masing.”
Alisia berharap masyarakat Tiongkok juga akan sadar dan mengambil inisiatif untuk melakukan perubahan demi melindungi praktisi Falun Dafa. Dia melanjutkan, “Sungguh menyedihkan melihat orang-orang yang tidak bersalah dan tidak melakukan kesalahan apapun justru dianiaya, sementara tidak ada perubahan maupun sikap tegas yang diambil terkait hal itu [di Tiongkok]. Berharap akan ada perubahan dan situasi ini segera berakhir.”
Pensiunan Guru: Saya Mencintai Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar)
Elena Șerbănescu menyatakan dukungannya dalam acara di Constanța pada tanggal 26 Juli 2026. (Minghui.org)
Elena Șerbănescu, seorang pensiunan guru dari Constanța, menyatakan dengan tegas dukungannya terhadap prinsip-prinsip Falun Dafa Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar) dan mengatakan bahwa prinsip-prinsip tersebut penting bagi kemanusiaan.
Dia berkata, “Saya suka prinsip-prinsip ini. Kalau tidak, umat manusia tidak akan maju. Seperti yang kita lihat, banyak langkah yang diambil mengalami kemunduran, dan ini karena pengaruh dan kecenderungan tertentu.”
Dia terkejut dengan perlakuan brutal PKT terhadap praktisi Falun Dafa. Șerbănescu berujar, “Hal ini membuat saya merinding, membuat saya memberontak. Saya tidak bisa bersikap acuh tak acuh, saya tidak bisa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, yang adil dan indah, dan terutama kehidupan yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta, tidak sepantasnya kita hina.”
Dia mengatakan bahwa dia mengagumi praktisi di Tiongkok yang gigih dalam keyakinannya, dan berharap mereka terus mengikuti keyakinannya. Dia juga menambahkan, “Saya berharap mereka mendapatkan dukungan yang cukup, baik pengikut maupun praktisi, dan semua yang mereka butuhkan, dan semoga Tuhan menyertai dan membantu mereka.”
“Prinsip Dasar yang Menopang Setiap Nafas di Bumi Ini”
Cătălin Tudor berbicara dengan praktisi di Constanța pada tanggal 11 Agustus 2026. (Minghui.org)
Cătălin Tudor, seorang pensiunan dari Bucharest, mengatakan bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa adalah “prinsip dasar yang menopang setiap nafas di bumi ini, setiap orang yang ada di bumi ini harus menegaskan diri melalui prinsip-prinsip ini.
Dia berkata, “Apa yang Anda lakukan di sini tampak luar biasa bagi saya, karena saya pecinta perubahan, khususnya kebenaran. Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, masyarakat akan menjadi lebih baik.”
Tudor percaya bahwa pengaruh ideologi PKT dan pelanggarannya secara global merupakan bahaya besar bagi umat manusia, dan berharap upaya damai praktisi akan menggagalkan penganiayaan ini.
“Ini sangat menyakitkan, saya belum pernah mengalami penganiayaan, teror, dan pengambilan organ [yang dilakukan oleh PKT] telah mencapai tingkat yang tidak manusiawi hingga tingkat yang mengerikan. Saya berharap rekan-rekan Anda sukses dan saya berharap semua penderitaan ini akan lenyap, jika tidak, umat manusia akan lenyap. Itulah yang saya harapkan dengan sepenuh hati.”
Setiap Orang Harus Berlatih Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar)
Bogdan Strâmbeanu, seorang bartender di Agigea, percaya bahwa manusia pada dasarnya baik, dan kebaikan mencerminkan Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar), dan toleransi yang ada dalam diri manusia. Dia berkata, “Saya percaya Zhen Shan Ren (Sejati-Baik-Sabar)—harus ada dalam diri setiap orang.”
Dia juga mengatakan bahwa penganiayaan terhadap Falun Dafa harus dihentikan. Dia menambahkan, “Ini tidak manusiawi, setiap orang mempunyai hak untuk hidup, setiap orang mempunyai hak untuk percaya pada apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan dan hanya saja… penganiayaan sama sekali tidak baik.”
Bogdan menyampaikan pesan penyemangat dalam bahasa Inggris kepada praktisi di Tiongkok yang menghadapi penganiayaan: “Tetap tabah dan Anda akan baik-baik saja.”
Anak-anak Mencintai Falun Dafa: Sangat Baik dan Sangat Indah
Seorang praktisi memberi mereka masing-masing bunga lotus kertas dengan prinsip-prinsip Falun Dafa yang tertulis di atasnya dan menjelaskan makna prinsip-prinsip tersebut menggunakan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Ibu mereka mengatakan prinsip-prinsip ini sangat baik, dan Teodora menambahkan, “Prinsip-prinsip ini sangat bagus dan sangat indah!”
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org
















