(Minghui.org) Saya adalah seorang wanita karier dan telah berlatih Falun Dafa selama lebih dari 20 tahun. Saya memahami dari Fa (ajaran) bahwa Guru mengunci sebagian besar kemampuan Gong (supernormal) kita karena kita berkultivasi di tengah masyarakat umum. Namun, dalam situasi khusus, Guru mengizinkan saya merasakan kekuatan Dafa ketika pikiran saya sangat lurus. Saya ingin menceritakan beberapa pengalaman saya.

Saya Merasakan Falun Berputar dalam Tubuh Saya

Pada 2007, saya ditahan secara ilegal di sebuah pusat penahanan karena mengklarifikasi fakta mengenai Falun Dafa. Tiga puluh hari kemudian, dua petugas polisi dari Divisi Keamanan Dalam Negeri membebaskan saya. Saya menawarkan diri untuk membelikan mereka masing-masing sebungkus rokok dari toko terdekat, karena mereka telah mengetahui fakta kebenaran dan memperlakukan saya dengan baik. Mereka dengan senang hati menerimanya.

Saat membayar rokok tersebut, saya berpikir: Saya harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi tahu pemilik toko bahwa Falun Dafa baik. Jadi, saya berkata kepadanya, "Ingatlah bahwa Falun Dafa baik. Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar) baik. Hal itu akan membawa keberuntungan bagi anda." Pemilik toko itu tersenyum dan mengangguk ke arah saya.

Saat berbalik untuk pergi, saya merasakan adanya Falun yang berputar di perut saya. Sensasi itu terasa semakin kuat, bagaikan pusaran angin yang berputar di dalam tubuh saya, dan tubuh saya terasa benar-benar kosong dan sejuk.

Sensasi itu berlangsung selama sekitar dua hari. Saya berpikir: Guru pasti sedang memberikan semangat kepada saya karena melihat saya telah melepaskan keterikatan rasa takut dan memberitahu fakta kebenaran kepada pemilik toko.

Guru Membantu Saya Keluar dari Pusat Pencucian Otak

Pada awal musim dingin tahun 2016, saya kembali ditahan secara ilegal—kali ini di sebuah hotel tempat saya dipaksa menjalani pencucian otak oleh beberapa polisi dan orang-orang dari Kantor 610. Saya tidak merasa takut dan menolak untuk menonton tayangan televisi yang memfitnah Falun Dafa ataupun membaca materi propaganda yang berisi fitnahan.

Saya duduk diam sepanjang hari, mencari ke dalam diri untuk menemukan celah kebocoran yang mungkin saya miliki, serta memancarkan pikiran lurus.

Setelah seminggu, saya merasa agak gelisah dan berpikir: Jika saya membiarkan mereka terus menahan saya di sini, apakah berarti saya bekerja sama dengan penganiayaan ini? Saya adalah praktisi Dafa dan tidak seharusnya ditahan di tempat kelam ini, di mana saya tidak bisa belajar Fa maupun melakukan latihan, apalagi mengklarifikasi fakta untuk menyelamatkan makhluk hidup. Saya tidak boleh tinggal di sini—ini bukan pengaturan Guru, melainkan perbuatan kekuatan lama yang memanfaatkan celah kebocoran saya untuk menganiaya saya.

Dalam hati, saya memohon kepada Guru untuk menguatkan saya sehingga bisa keluar.

Malam itu, dalam mimpi, saya melihat tumpukan roti di luar pos penjagaan di pintu masuk sebuah kompleks perumahan. Saya menyadari itu adalah petunjuk dari Guru yang memberi tahu saya bahwa saya bisa meloloskan diri.

Pada malam kesembilan, kedua orang yang menjaga saya tertidur. Saya memohon kepada Guru agar mereka tetap tertidur sementara saya berusaha keluar.

Saya bangkit perlahan, membuka kunci pintu, dan berjalan menyusuri lorong hotel. Tidak ada orang di meja resepsionis, jadi saya membuka pintu dan berjalan keluar.

Saat itu juga, sebuah taksi berhenti di persimpangan jalan. Taksi itu kosong tanpa penumpang, jadi saya membuka pintunya, masuk, dan meminta sopir untuk mengantar saya ke kompleks perumahan tempat tinggal seorang praktisi lain.

Saya memberi tahu sopir taksi bahwa saya sedang dalam kesulitan dan tidak membawa uang, tetapi saya akan membayarnya begitu sampai di tujuan. Saya berniat meminjam uang dari praktisi tersebut untuk membayar taksi itu.

Sopir taksi itu sangat baik dan pengertian. Dia tidak menanyakan apa pun kepada saya, dan ketika dia menurunkan saya, dia hanya berkata, "Jangan khawatir." Saya sangat tersentuh oleh kebaikannya.

Saya pergi ke tempat praktisi itu, berganti pakaian bersih, dan kemudian putranya membawa saya ke tempat yang aman dengan sepedanya.

Kemudian, saya mengetahui bahwa setelah saya berhasil keluar dari pusat pencucian otak, polisi mengerahkan sejumlah besar petugas, mengatakan bahwa mereka sedang memburu seorang pembunuh, dan mereka bahkan mengerahkan anjing polisi untuk menggeledah kompleks perumahan tempat praktisi itu tinggal.

Namun, mereka tidak menemukan apa pun, dan kamera pengawas mereka bahkan tidak menunjukkan bagaimana saya keluar dari kompleks tersebut. Saya berpikir: Guru mengatur semuanya untuk saya karena saya memiliki pikiran lurus pada saat itu. Tentu saja polisi PKT yang jahat tidak dapat melihat saya.

Seluruh Sel di Tubuh Saya Bergetar Saat Menolak Menandatangani Pernyataan untuk Meninggalkan Falun Dafa

Suatu sore di awal Agustus 2021, lima orang dari Komite Distrik Perumahan setempat datang ke rumah saya, dan menuntut agar saya menandatangani pernyataan untuk meninggalkan Falun Dafa. Mereka mengatakan jika saya melakukannya, mereka tidak akan pernah mengganggu saya lagi.

Saya menolak, dan menceritakan bagaimana keluarga saya telah dianiaya secara finansial karena keyakinan saya. Saya juga memberitahu fakta kebenaran tentang "Bakar Diri Tiananmen," dan bahwa saya tidak melakukan kesalahan apa pun dengan berlatih prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar).

Pada akhirnya, mereka pergi tanpa membawa apa pun, mengatakan bahwa mereka akan bertanya kepada atasan mereka apa yang harus dilakukan selanjutnya dengan saya.

Anggota keluarga saya (bukan praktisi) tampak tertekan dan tidak bahagia, dan saya juga merasakan semacam tekanan di dalam diri saya.

Saat itu juga, saya merasakan gelombang energi yang kuat memancar dari dalam diri saya, seolah-olah setiap sel di tubuh saya bergetar, membuat seluruh tubuh saya gemetar. Itu berlangsung selama beberapa menit.

Saya berpikir: Saya telah melakukan perbuatan lurus dengan menolak menandatangani pernyataan tersebut dan tidak membiarkan kekuatan lama mengganggu keyakinan saya pada Dafa. Rasa gemetar di tubuh saya pastilah merupakan sorak-sorai makhluk hidup di alam semesta kecil saya di surga!

Saya juga menyadari bahwa setiap kata yang kita ucapkan dan segala tindakan kita bukan hanya merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap semua makhluk hidup.

Selama beberapa dekade setelah PKT merebut kekuasaan di Tiongkok, partai tersebut terus mencuci otak rakyat Tiongkok dengan paham ateisme, sehingga orang-orang keliru menganggap bahwa "melihat berarti percaya."

Tak terhitung banyaknya peristiwa ajaib yang dialami praktisi Dafa dalam kultivasi telah sepenuhnya mematahkan paham ateisme. Tidak ada yang dapat menggoyahkan praktisi, karena Guru yang penuh belas kasih mendampingi kita, dan kita telah tercerahkan akan kebenaran alam semesta.