(Minghui.org) Para praktisi Falun Gong mengadakan berbagai rapat umum di Auckland, Selandia Baru dan Montreal, Kanada untuk mendukung 340 juta lebih orang Tiongkok yang mengundurkan diri dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan organisasi-organisasi afiliasinya. Mereka mengecam penganiayaan PKT, khususnya pengambilan organ secara hidup-hidup dari para praktisi Falun Gong yang disetujui negara. Mereka mengumpulkan berbagai tanda-tangan dan menyerukan diakhirinya penganiayaan.

Rapat Umum di Auckland, Selandia Baru

Rapat umum di Auckland, Selandia Baru diadakan pada tanggal 22 September 2019. Para pembicara terdiri dari warga Uighur, aktivis demokrasi, pengacara HAM dan praktisi Falun Gong. Tian Guo Marching Band dan Tim Genderang Pinggang tampil. Banyak orang menanda-tangani petisi untuk mengecam penganiayaan.

Tian Guo Marching Band tampil selama rapat umum yang diadakan di Auckland pada tanggal 22 September 2019.

Para praktisi memperkenalkan ajaran ini dan berbicara mengenai penganiayaan dengan para pejalan kaki.

Pengacara HAM terkenal Kerry Gore berbicara selama rapat umum. Dia berkata bahwa PKT melanggar HAM paling dasar dari warga Tiongkok dan tidak memiliki pemerintahan hukum [rule of law]. Dia menunjukkan bahwa Tiongkok tidak memiliki sistem yudisial yang independen.

PKT menginjak-injak Deklarasi Universal dari HAM dan melanggar konstitusi mereka sendiri. Mereka menganiaya para praktisi Falun Gong, Umat Kristiani, Warga Buddhis Tibet, dan Warga Uighur. Mereka secara ilegal, menahan, melakukan pencucian otak, penyiksaan, dan bahkan melakukan pengambilan organ secara hidup-hidup untuk keuntungan.

Shawudun Abdul-Gopur, seorang warga Uighur, berbicara di rapat umum. Dia berkata bahwa meski dia telah di Selandia Baru, dia tidak pernah berani menyebut nama aslinya karena dia takut dianiaya oleh PKT. Kali ini, dia memilih untuk berbicara di rapat umum menggunakan nama aslinya.

Dia juga mengatakan bahwa anggota keluarganya di Tiongkok telah dianiaya dan dia tidak bisa mengetahui situasi mereka sekarang. Dia berkata bahwa Falun Gong mengikuti prinsip Sejati-Baik-Sabar.

Dia menjelaskan bahwa dia belajar mengenai penganiayaan terhadap Falun Gong karena salah satu gurunya adalah praktisi. Dia tidak tahu apakah guru itu masih hidup.

Shawdun Abdul Gopur, seorang warga Uighur berbicara di rapat umum.


Para Turis Maria dan Marc asal Spanyol mendukung Falun Gong dan menandatangani petisi mengecam penganiayaan.

Rapat Umum di Montreal, Kanada

Para praktisi Falun Gong di Montreal dan kota-kota terdekat menggelar sebuah rapat umum dan pawai pada tanggal 21 September 2019. Rapat umum ini diadakan di pecinan. Para pembicara berbicara dalam dua bahasa Inggris dan Mandarin selama rapat umum. Banyak orang berhenti untuk menyaksikan.

Sebuah rapat umum di Pecinan Montreal pada tanggal 21 September 2019 untuk merayakan lebih dari 340 juta warga Tiongkok yang telah mengundurkan diri dari PKT

Sejumlah orang mengutuk penganiayaan selama rapat umum di Montreal.

Lionel dan Gisele dari Perancis

Gisele berkata barisan pawai ini sangat indah! Dia menyebut penampilan dari Tian Guo Marching Band, “Sangat Bersemangat. Mereka meminta HAM paling dasar mereka. Pada waktu yang bersamaan, ini sangat bagus, kuat, dan lembut, tanpa ada kegiatan radikal. Ini sangat hebat.”

Dia memuji aksi damai para praktisi ini dan berkata, “Pawai ini sungguh positif. Sejati-Baik-Sabar adalah apa yang dunia perlukan. Ini sungguh menyentuh perasaan.”

Sebuah pawai diadakan di Montreal pada tanggal 21 September 2019

Para praktisi memperagakan latihan gerakan Falun Gong setelah pawai ini dan memberitahu orang mengenai penganiayaan.

Setelah mengetahui mengenai penganiayaan PKT terhadap Falun Gong, sejumlah pejalan kaki mengekpresikan dukungan mereka bagi para praktisi. Estella, seorang warga Montreal, mengecam keras pengambilan organ secara hidup-hidup yang dilakukan PKT.

Dia berkata bahwa dia telah melihat para praktisi yang sedang bermeditasi selama bertahun-tahun. Dia tahu mengenai penganiayaan PKT dan pengambilan organ secara hidup-hidup. Dia berkata, “Para praktisi Falun Gong sangat berani. Mereka harus terus membangkitkan kesadaran orang-orang. Saya mendukung mereka.”

Artikel terkait dalam bahasa Mandarin: : Montreal, Canada.