(Minghui.org) Setelah dua kejaksaan yang berbeda mengembalikan kasus Wu Fangming dua kali karena tidak cukup bukti, wanita berusia 57 tahun di Kota Huaihua, Provinsi Hunan, dijatuhi hukuman penjara setelah penangkapannya pada tanggal 29 September 2019, saat memberikan Tang Xiuying pulang dengan sepeda motor listriknya.

Wu dan Tang, berusia 80-an, berlatih Falun Gong, sebuah aliran spiritual yang telah dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak tahun 1999.

Meskipun tidak jelas apakah Tang ditangkap, lebih dari sepuluh petugas menangkap Wu, menggeledah rumahnya, dan merekam prosesnya. Menyita dua laptop Tang, dua printer, kertas fotokopi, flash drive, uang tunai 1.800 yuan, dan sepeda motor listriknya.

Keesokan harinya ketika putra Wu pergi ke Kantor Polisi Tuanjie untuk menuntut pembebasannya, polisi mengatakan mereka telah membawanya ke pusat penahanan setempat pada sore sebelumnya. Mereka berjanji untuk membebaskan Wu dalam 37 hari, hanya untuk menahannya selama lebih dari setahun dan kemudian berencana untuk menuntutnya.

Departemen Kepolisian Hegang menyerahkan kasus Wu ke Kejaksaan Distrik Hecheng pada tanggal 2 Januari 2020. Setelah jaksa mengembalikan kasus pada tanggal 17 Februari, dengan alasan tidak cukup bukti, polisi menyerahkan kasusnya lagi pada tanggal 17 Maret, tetapi kali ini ke Zhijiang Kejaksaan Kabupaten.

Kejaksaan Kabupaten Zhijiang juga mengembalikan kasus tersebut ke polisi pada tanggal 29 April, dengan alasan tidak cukup bukti. Namun jaksa mendakwa Wu dan memindahkan kasusnya ke Pengadilan Kabupaten Zhijiang setelah polisi menyerahkan kasusnya untuk kedua kalinya.

Sidang pertama Wu selesai dalam waktu kurang dari satu jam pada tanggal 25 Agustus 2020. Selama sidang keduanya pada tanggal 11 Desember, dua pengacara mengajukan pembelaan tidak bersalah untuknya. Hakim hanya mengizinkan putranya menghadiri sidang, semua anggota keluarganya yang lain menunggu di luar ruang persidangan, dengan pandemi sebagai alasan.

Keluarga Wu sangat memperhatikan kesehatannya, karena dia pingsan dua kali di pusat penahanan setelah dianiaya. Petugas berpakaian preman mengganggu dan merekam anggota keluarganya yang menunggu di luar ruang persidangan.

Wu dijatuhi hukuman satu tahun empat bulan pada tanggal 11 Januari 2021. Dia juga didenda 2.000 yuan. Dia dibebaskan dari Pusat Penahanan Kota Huaihua pada tanggal 28 Januari.

Wu menderita penyakit jantung bawaan yang parah. Kakaknya harus menggendongnya kembali ke sekolah setiap hari. Dia menemui banyak dokter dan mencoba berbagai pengobatan, tetapi tidak ada yang berpengaruh banyak padanya. Untuk meningkatkan kesehatannya, dia mulai berlatih Falun Gong dan kondisinya membaik. Hidup dengan prinsip-prinsip Falun Gong Sejati, Baik, Sabar, dia menjadi lebih perhatian dan juga mengubah temperamen buruknya, yang dia kembangkan sebagai akibat dari penderitaan fisik yang disebabkan oleh penyakit jantungnya.

Karena menolak melepaskan keyakinannya setelah rezim komunis mulai menganiaya Falun Gong, dia berulang kali diganggu dan ditangkap selama 22 tahun terakhir. Selama satu penahanan di pusat pencucian otak, penyakit jantungnya kambuh karena penganiayaan dan dia baru dibebaskan setelah mengalami pendarahan di jantungnya.

Informasi kontak pelaku:

Song Yinping (宋银萍), jaksa, Kejaksaan Kabupaten Zhijiang
Yang Zongjia (杨宗佳), asisten jaksa: +86-745-6827605
Yang Haijun (杨海军), hakim ketua, Pengadilan Kabupaten Zhijiang
Tao Qiying (陶启英), hakim: +86-17374581297, +86-745-6821401
Chen Jun (陈军), hakim
Yang Tian (杨甜), panitera

Artkel terkait dalam bahasa Mandarin:

湖南怀化市法轮功学员吴芳名被第二次非法庭

Seluruh artikel, grafik, dan konten yang dipublikasikan Minghui.org dilindungi oleh Hak Cipta. Publikasi/cetak ulang yang bersifat non-komersial diizinkan tetapi harus mencantumkan judul artikel, link sumber artikel dan dibuat jelas bahwa itu berasal dari website Minghui.org

Kategori: Laporan Penganiayaan