(Minghui.org) Setelah pensiunnya ditangguhkan sejak awal 2020, seorang pria berusia 76 tahun kembali terpukul ketika sekelompok petugas mendobrak rumahnya pada 5 November 2025 dan menyita satu-satunya tabungannya, uang tunai sedikit di atas 4.000 yuan.

Wang Xingkai, mantan guru di Pusat Pendidikan Kejuruan Distrik Kaizhou, menjadi sasaran karena keyakinannya pada Falun Gong, disiplin spiritual yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak 1999.

Wang sebelumnya ditangkap pada 15 Agustus 2009 dan kemudian dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Dia selamat dari penyiksaan brutal dan kehilangan semua giginya akibat pemukulan yang diterimanya saat dalam tahanan. Dia juga berjuang melawan wasir, daya ingat yang menurun, serta mati rasa dan bengkak di kaki dan telapak kakinya.

Pada November 2019, Wang dipanggil ke sekolahnya untuk bertemu dengan kepala sekolah, yang menuntutnya untuk menandatangani beberapa dokumen yang mengizinkan sekolah untuk memotong dari tunjangan pensiunnya di masa mendatang sejumlah pembayaran pensiun yang telah dibayarkan kepadanya selama enam tahun masa hukumannya. Wang menyatakan bahwa dia berhak menerima tunjangan pensiun yang diperolehnya dengan susah payah, tetapi kepala sekolah mengatakan bahwa peraturan baru menyatakan bahwa praktisi Falun Gong tidak berhak atas tunjangan pensiun apa pun jika mereka dipenjara.

Di bawah tekanan kepala sekolah, Wang menandatangani dokumen tersebut di luar keinginannya, dan pembayaran pensiunnya dihentikan mulai Januari 2020.

Pada September 2025, Wang menerima surat dari Biro Jaminan Sosial Distrik Kaizhou, yang memerintahkannya untuk mengembalikan uang pensiun sebesar 258.391 yuan yang diterimanya selama enam tahun hukuman penjaranya. Jumlah tersebut belum termasuk tunjangan pensiun yang ditangguhkan sejak Januari 2020.

Sekitar pukul 9 pagi pada 5 November 2025, beberapa petugas dan staf berpakaian preman dari Kompleks Perumahan Wenfeng mengetuk pintu rumah Wang. Setelah dia mempersilakan mereka masuk, seorang petugas menunjukkan surat perintah penggeledahan di depannya. Dua petugas lainnya menahan Wang di sofa dan petugas lainnya mulai menggeledah rumahnya. Mereka menyita uang tunai lebih dari 4.000 yuan miliknya, serta sebuah laptop, beberapa flash drive, lebih dari sepuluh buku Falun Gong, dan pemutar musik yang digunakannya saat melakukan latihan Falun Gong. Wang dibawa ke Kantor Jalan Wenfeng dan diinterogasi selama lebih dari tiga jam sebelum dibebaskan.

Sebelum penangkapannya pada 2009, Wang pernah ditangkap pada tahun 2000 oleh petugas Kepolisian Zhaojia. Polisi menggeledah asrama sekolahnya dan menyita foto pendiri Falun Gong dan lambang Falun Gong, serta tape dan matras latihannya. Dia ditahan di kantor polisi selama tiga hari. Polisi mengancam bahwa dia tidak diizinkan lagi berlatih Falun Gong dan mendendanya sebesar 200 yuan.

Laporan terkait:

Pria, 70 Tahun, Uang Pensiun Dihentikan karena Mempertahankan Keyakinannya