(Minghui.org)

Nama: Lin Jianping
Nama Tionghoa: 林建平
Jenis Kelamin: Perempuan
Usia: 63 Tahun
Kota: Qixia
Provinsi: Shandong
Pekerjaan:
Tanggal Meninggal: 13 Februari 2025
Tanggal Penangkapan Terakhir: pertengahan Oktober 2024
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Wanita Provinsi Shandong

Lin Jianping

Seorang warga Kota Qixia, Provinsi Shandong, berusia 63 tahun, ditahan kembali pada pertengahan Oktober 2024 untuk menjalani hukuman penjara tiga tahun yang dijatuhkan pada bulan Maret 2023 karena keyakinannya pada Falun Gong. Lin Jianping dianiaya dan dalam kondisi serius. Pihak penjara membebaskannya dengan pembebasan bersyarat medis pada tanggal 30 Januari 2025 dan ia meninggal pada tanggal 13 Februari.

Kematian Lin mengakhiri penderitaannya selama puluhan tahun di tangan Partai Komunis Tiongkok karena menegakkan keyakinannya. Ia ditangkap pada tanggal 26 September 2004 dan dijatuhi hukuman kerja paksa selama tiga tahun. Setelah masa hukumannya berakhir, ia langsung dibawa ke penjara untuk menjalani hukuman tiga tahun tanpa proses hukum apa pun. Ia disiksa secara brutal selama di dalam penjara. Lihat laporan terkait untuk mengetahui penderitaannya.

Setelah penangkapan lainnya pada tanggal 6 Februari 2022, Lin ditempatkan dalam tahanan rumah dan dibebaskan pada hari yang sama. Ia dijatuhi hukuman tiga tahun tambahan dengan denda 5.000 yuan pada tanggal 29 Maret 2023. Bandingnya segera ditolak oleh Pengadilan Menengah Kota Yantai. Ia tidak langsung dipenjara karena alasan kesehatan.

Polisi mendobrak pintu rumahnya pada bulan September 2024 dan membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan fisik. Ia tetap dianggap tidak layak untuk ditahan dan dipulangkan. Sekitar pertengahan bulan Oktober 2024, polisi mencoba lagi dan berhasil memasukkannya ke Penjara Wanita Provinsi Shandong yang terletak di ibu kota Jinan.

Karena penganiayaan di penjara, Li berada dalam kondisi serius, bingung, dan disorientasi. Kemudian, pihak penjara memberi tahu keluarganya untuk menjemputnya pada tanggal 30 Januari 2025 (hari kedua Tahun Baru Imlek). Keluarganya langsung membawanya ke rumah sakit untuk perawatan darurat. Ia meninggal pada pukul 02:00, tanggal 13 Februari 2025. Tidak jelas apakah ia meninggal di rumah sakit atau di rumah.

Laporan Terkait:

After Nine Years Behind Bars, Shandong Woman Detained Again for Practicing Falun Gong

Wanita Shandong Divonis Semena-mena, Permohonan Banding Masih Ditunda

Shandong Woman Appeals Three-year Wrongful Sentence for Raising Awareness about Falun Gong

Setelah Menjalani Enam Tahun Penahanan dan Penyiksaan Brutal, Wanita Shandong Dihukum Tiga Tahun karena Keyakinannya

Wanita Shandong Membantah Tuduhan Sewenang-wenang terhadapnya karena Keyakinannya pada Falun Gong

Wanita yang Baik Hati Menghadapi Penuntutan Lagi karena Keyakinannya

Setelah Menahan Penyiksaan Brutal Selama Enam Tahun, Wanita Shandong Kembali Menghadapi Penuntutan Karena Keyakinannya

Shandong Woman’s Personal Account Reveals Beatings, Injections, and Torture in Prison