(Minghui.org) Seorang wanita berusia 72 tahun di Kota Nanchong, Provinsi Sichuan, dikirim ke Penjara Wanita Provinsi Sichuan untuk menjalani hukuman 1,5 tahun penjara karena ia berlatih Falun Gong.
Huang Dagui ditangkap pada 3 September 2025 karena menyebarkan informasi mengenai Falun Gong. Ia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Distrik Shunqing pada 9 Mei 2026 dan dipindahkan ke penjara pada bulan Agustus.
Huang dan suaminya mengandalkan penghasilan bulanan sekitar 1.000 yuan yang ia peroleh dari pekerjaan bersih-bersih. Hukuman penjara yang dijalaninya membuat suaminya berada dalam situasi keuangan yang sangat sulit.
Penganiayaan di Masa Lalu
Huang mengetahui tentang Falun Gong pada tahun 2001, saat ia ditahan karena menjual faktur palsu. Seorang praktisi Falun Gong yang ditahan bersamanya menjelaskan bahwa penganiayaan tersebut ilegal dan bahwa Falun Gong mengajarkan para praktisi untuk menjadi orang baik. Ia mulai berlatih setelah dibebaskan.
Huang ditangkap pada 11 April 2002 karena menyebarkan materi informasi tentang Falun Gong. Saat ditahan di Pusat Penahanan Yuechi, para penjaga memborgolnya ke tempat tidur selama 17 hari dan tidak mengizinkannya menggunakan toilet. Ia kesulitan berjalan dan anggota tubuhnya gemetar tak terkendali setelah ia dilepaskan dari borgol di tempat tidur tersebut. Ia kembali ditangkap pada 8 April 2003 dan ditahan di pusat pencucian otak untuk jangka waktu yang tidak diketahui.
Huang ditangkap pada 24 April 2016 karena menyebarkan informasi tentang Falun Gong. Lebih dari 20 petugas menggeledah tempat kerja dan rumahnya pada tanggal 13 Mei 2016. Mereka melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Distrik Jialing pada akhir Juli, dan ia diadili oleh Pengadilan Distrik Jialing pada tanggal 28 November. Hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar 2.000 yuan pada tanggal 10 Januari 2017. Ia dibebaskan pada tanggal 23 April 2017.
Selanjutnya, Huang ditangkap pada malam hari tanggal 11 Maret 2019, setelah dilaporkan oleh seorang rekan kerja karena membagikan materi Falun Gong. Agen dari Kantor 610 Distrik Shunqing dan petugas Kantor Polisi Beihu menerobos masuk ke tempat tinggal sewaannya serta menyita buku-buku Falun Gong, komputer, dan ponsel miliknya. Ia ditahan di Pusat Penahanan Kota Nanchong selama 12 hari.
Huang mengalami gangguan dan tekanan dari lima petugas pemerintah Kota Praja Tianping pada tanggal 22 Juli 2021. Mereka memerintahkannya untuk menandatangani surat pernyataan melepaskan Falun Gong. Ia menolak untuk mematuhinya.
Huang kembali ditangkap pada pukul 07.30 pagi tanggal 15 November 2021, setelah seseorang melaporkannya karena menyebarkan informasi tentang Falun Gong di lingkungannya. Polisi dan staf komite perumahan menyita buku-buku Falun Gong miliknya. Ia dibebaskan sekitar pukul 18.00 pada hari yang sama.
Staf komite perumahan melecehkan Huang sebanyak empat kali pada tahun 2022 dan berupaya—namun gagal—untuk memaksanya melepaskan Falun Gong.
Laporan Terkait :
71-Year-Old Woman Tried for Her Faith, 81-Year-Old Husband Lives Alone in Despair
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org