(Minghui.org) Minghui.org baru-baru ini melaporkan bahwa Pengadilan Distrik Huairou di Beijing menjatuhkan hukuman penjara 18 bulan pada seorang pensiunan guru karena dia berlatih Falun Gong.

Yu Zhanqin [wanita], berusia 60-an, ditangkap pada 4 Juli 2025 setelah sepasang suami-istri merekamnya saat berbicara pada mereka tentang Falun Gong. Mereka memberikan file audio tersebut kepada polisi. Petugas dari Kantor Keamanan Domestik Distrik Huairou, Kantor 610 Distrik Huairou, dan Kantor Kepolisian Longshan ikut serta dalam penangkapannya.

Dua petugas menggeledah rumah Yu malam itu namun tidak menemukan “bukti” apa pun yang bisa digunakan untuk mendakwanya. Mereka masih menahannya di Pusat Penahanan Distrik Shunyi.

Pada akhir September 2025, dua petugas (salah satunya bermarga Wu) dari Kantor Kepolisian Longshan, pergi ke rumah Yu dan meminta keterangan dari suaminya. Para petugas itu berencana menyerahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Distrik Huairou setelah tanggal 1 Oktober.

Suami Yu tidak diberi informasi lebih lanjut perihal status kasusnya. Dia baru-baru ini mengetahui tentang hukuman penjara istrinya. Dia masih tidak tahu kapan istrinya didakwa, diadili, maupun dihukum. Masih tidak jelas apakah Yu masih ditahan di pusat penahanan.

Ini adalah ketiga kalinya Yu dihukum karena keyakinannya. Dia sebelumnya dipenjarakan dua kali dengan total satu tahun sembilan bulan. Uang pensiunnya ditangguhkan setelah dia menyelesaikan hukuman penjara keduanya pada Oktober 2023.

Hukuman Penjara Pertama

Yu ditangkap pada 10 Februari 2021 setelah dilaporkan karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong. Rumahnya digeledah. Karena tekanan darahnya tinggi, Pusat Penahanan Distrik Shunyi menolak menerimanya dan dia dibebaskan siang keesokan harinya.

Yu sedang berbelanja di toko baju Jalan Selatan Huairou tanggal 19 September 2021, saat dia dilaporkan oleh penjual sepeda motor listrik karena berbicara dengannya tentang Falun Gong. Yu ditangkap oleh petugas dari Kantor Kepolisian Longshan dan ditahan di Pusat Penahanan Distrik Huairou. Dia kemudian dihukum enam bulan dan dibebaskan pada 8 Maret 2022.

Hukuman Penjara Kedua

Yu ditangkap lagi tanggal 7 Juli 2022, juga setelah dilaporkan karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong. Dia dibawa ke Pusat Penahanan Distrik Huairou dan dihukum 15 bulan di waktu yang tidak diketahui. Saat menjalani hukuman di Penjara Wanita Beijing, dia disiksa dengan keji dan dicuci otak untuk memaksanya melepaskan Falun Gong.

Setelah Yu dibebaskan pada 6 Oktober 2023, dia mendapati uang pensiunnya ditangguhkan. Dia mengajukan banding ke Dewan Pendidikan Distrik Huairou dan diberitahu bahwa namanya sudah dihapus dari daftar pensiunan. Mereka menolak memberinya dasar hukum atau mengeluarkan pemberitahuan tertulis meski Yu berulang kali berupaya agar uang pensiunnya kembali. Mereka bahkan mengancam akan memenjarakan Yu bila dia berani “mengganggu” Dewan Pendidikan lagi.

Laporan Terkait:

Wanita Beijing Ditahan Selama Empat Bulan karena Keyakinannya pada Falun Gong