(Minghui.org) Minghui.org telah melaporkan secara luas tentang penyiksaan praktisi Falun Gong ditahan di Penjara Gongzhuling Provinsi Jilin. Berikut adalah kesaksian pribadi dari praktisi Falun Gong yang pernah dipenjarakan di sana.
Saat ditahan, saya diperintahkan menulis pernyataan yang melepaskan Falun Gong. Saat saya menolak, saya dipaksa duduk di kursi kecil dari sekitar jam 4 pagi hingga jam 9 malam. Secarik kertas atau sebuah buku ditempatkan di antara kedua kaki saya. Saya harus duduk tegak dan tidak diperbolehkan menoleh, memejamkan mata, maupun berbicara. Tahanan yang mengawasi saya, yang penjara sebut sebagai pemadam kebakaran, membatasi asupan air dan makanan saya. Saya harus meminta izin mereka untuk menggunakan kamar mandi.
Setelah jam 9 malam, saya ditugaskan untuk melakukan jaga malam, yang membuat saya harus berjalan sekitar tiga setengah jam untuk memeriksa para tahanan. Saya tidak diperbolehkan tidur sampai jam 12:30 tengah malam.
Saya tetap teguh dengan keyakinan saya, dan penjaga menyuruh tahanan membangunkan saya setiap satu jam sekali setiap malam. Di suatu titik saya menjadi kebingungan. Terlepas dari itu, saya menolak melepaskan keyakinan spiritual saya. Penjaga menempatkan saya dalam tim manajemen ketat, di sana saya diperintahkan untuk menjalankan siksaan duduk jangka panjang (dari jam 4 pagi hingga jam 9 malam) lagi. Kali ini saya dikenakan siksaan lain–saya diperintahkan duduk di papan kayu selebar kurang dari dua inci. Gerakan sedikit saja bisa dijatuhkan hukuman. Saat saya akhirnya diperbolehkan tidur, tahanan membangunkan saya lagi setiap satu jam sekali.
Sel tidak mempunyai pemanas, dan penjaga memaksa saya tidur di lantai tanpa seprai. Saya hanya diberi setengah mangkuk tepung jagung dengan dua acar lobak setiap kali makan.
Saya ditahan di tim manajemen ketat selama tiga bulan. Saya semakin kurus hingga tinggal tulang dan kulit, saya hampir tidak bisa berjalan sendiri. Wajah saya pucat.
Mereka yang menandatangani pernyataan untuk melepas Falun Gong masih dipaksa mempelajari materi yang memfitnah Dafa setiap hari dan menulis laporan pemikiran untuk mencela Falun Gong dan pendirinya. Bila mereka menolak, mereka akan dijatuhkan berbagai macam bentuk penyiksaan seperti yang saya rasakan.
Kapten Li Zhuxuan dan Zhao Xu, bersama ketua tim Li Min, adalah ketua pelaku kejahatan saat saya dipenjarakan. Mereka sering memfitnah Falun Gong serta pendirinya, dan menghasut tahanan untuk mengawasi dan menyiksa praktisi yang tetap teguh terhadap keyakinan mereka.
Laporan Terkait:
Lebih dari 30 Praktisi Falun Gong Disiksa di Bangsal Kesembilan Penjara Gongzhuling
Falun Gong Practitioners Held at Gongzhuling Prison Subjected to Electric Shocks and Tie-up Torture
Praktisi Falun Gong Disiksa di Penjara Gongzhuling
Penjara Gongzhuling Terkenal Kejam Menyiksa Praktisi Falun Gong
Practitioners Tortured in Psychiatric Wards at Gongzhuling Prison
Praktisi Disiksa di Bangsal Psikiatri di Penjara Gongzhuling
Violence and Terror behind the Beautiful Facade at Gongzhuling Prison
Exposing the Evil in Gongzhuling Prison, Jilin Province
Gongzhuling Prison in Jilin Province Begins New Round of Torture to “Transform” Practitioners
Penjara Gongzhuling di Provinsi Jilin Memulai Babak Baru Penyiksaan untuk "Merubah" Praktisi
Abuse Cases in Jilin Province Gongzhuling Prison
Exposing the Persecution of Practitioners at Gongzhuling Prison in Jilin Province
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org