(Minghui.org) Empat praktisi Falun Gong di Kabupaten Yishui, Provinsi Shandong, dijatuhi hukuman penjara pada tanggal 6 Januari 2026.

Ma Huaizhen, wanita berusia 63 tahun, dijatuhi hukuman lima tahun penjara dengan denda 50.000 yuan. Suaminya, yakni Li Yifang, dijatuhi hukuman satu tahun penjara dan denda 10.000 yuan. Li Yujuan (wanita) dan putrinya, Hui Xiaoli, masing-masing dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda 20.000 yuan.

Keempat praktisi tersebut ditangkap pada tanggal 1 April 2025, dan rumah mereka digeledah oleh agen Kantor Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Yishui. Praktisi perempuan dibawa ke Pusat Penahanan Kota Linyi dan Li Yifang dimasukkan ke Pusat Penahanan Kabupaten Yishui. Kota Linyi mengawasi Kabupaten Yishui.

Kantor Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Yishui mengeluarkan surat perintah penangkapan resmi untuk keempat praktisi tersebut pada tanggal 25 April 2025. Pada bulan Juni 2025, polisi menyerahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Kabupaten Yishui, yang kemudian meneruskannya ke Kejaksaan Kabupaten Yinan. Jaksa Liu Lanqi mendakwa para praktisi tersebut pada tanggal 11 Juli 2025, dan memindahkan kasus tersebut ke Pengadilan Kabupaten Yinan.

Hakim Yin Chuanwei awalnya menjadwalkan sidang pada tanggal 12 Agustus 2025, dan kemudian menundanya hingga tanggal 9 September, sebelum akhirnya menggelar persidangan pada tanggal 14 Oktober 2025. Ia secara diam-diam menjatuhkan hukuman kepada para praktisi pada tanggal 6 Januari 2026. Pengacara para praktisi baru menerima putusan tersebut pada tanggal 19 Januari. Ketika pengacara Ma pergi ke Pusat Penahanan Kota Linyi untuk mengunjunginya, ia telah dipindahkan ke Penjara Wanita Provinsi Shandong, bersama dengan Li dan Hui. Li Yifang masih berada di pusat penahanan.

Sejak bulan Januari 2019, jaksa Liu dan Zhou Weiwei (juga dari Kejaksaan Wilayah Yinan), dan hakim Yin telah mendakwa dan menghukum lebih dari sepuluh praktisi sebelum keempat praktisi di atas.

Penganiayaan yang Pernah Dialami Ma

Ma Huaizhen (wanita) telah berulang kali menjadi sasaran, terutama pada tahun-tahun awal penganiayaan, karena mempertahankan keyakinannya.

Ia ditangkap pada bulan Januari 2000 dan ditahan di Kantor Polisi Chengjiao selama sebulan. Pada musim semi tahun itu, ia ditangkap lagi dan ditahan selama dua minggu, polisi memeras uang sebesar 1.500 yuan darinya. Penangkapan berikutnya terjadi pada musim dingin tahun 2000, dan ia ditahan di Pusat Pencucian Otak Fengjiazhuang selama sebulan dan dipaksa membayar biaya hidup sebesar 3.000 yuan.

Pada musim semi tahun 2001, Ma ditahan di Kantor Desa Nanzhuang selama sehari dan kemudian dipindahkan ke pusat penahanan setempat selama sebulan, diikuti oleh satu bulan lagi di Pusat Pencucian Otak Fengjiazhuang. Selama di pusat pencucian otak, ia dipukuli, wajahnya ditampar, dipaksa berdiri atau jongkok selama berjam-jam, dilarang tidur, dan ditahan di ruangan gelap untuk waktu yang lama. Ia kembali dipaksa membayar 3.000 yuan untuk biaya hidup. Setelah itu, Ma ditahan di kantor pemerintahan kecamatan selama satu bulan dan di Kantor Desa Nanzhuang selama satu bulan lagi. Meskipun ia diizinkan pulang, ia ditempatkan di bawah pengawasan ketat. Polisi menangkapnya lagi sebulan kemudian dan membawanya ke Pusat Pencucian Otak Wangcun, ia ditahan di sana selama satu bulan lagi.

Ma ditangkap lagi pada tanggal 6 November 2010, saat mendistribusikan materi informasi tentang Falun Gong.