(Minghui.org) Praktisi Falun Dafa berpartisipasi dalam Pawai Hari St. Patrick di Port Jervis pada tanggal 1 Maret 2026. Meskipun cuaca dingin, penduduk setempat tampak sangat menikmati acara tersebut. Mereka memberikan tepuk tangan meriah untuk penampilan praktisi Falun Dafa, yang meliputi permainan drum Taiko, tarian bidadari surga, permainan genderang pinggang, dan peragaan latihan Falun Dafa.

Para praktisi berpartisipasi dalam Pawai Hari St. Patrick di Port Jervis pada tanggal 1 Maret

Terletak di perbatasan tiga negara bagian New York, New Jersey, dan Pennsylvania, Port Jervis juga dikenal sebagai “Gerbang menuju Hulu Delaware.” Para pejabat terpilih, pemimpin komunitas, dan penduduk setempat mengucapkan terima kasih kepada praktisi Falun Dafa atas kontribusi mereka kepada komunitas.

Para praktisi Falun Dafa berfoto bersama kepala polisi William Worden (tengah, mengenakan kemeja putih).

William Worden, yang telah menjabat sebagai kepala polisi Port Jervis selama 30 tahun, mengatakan bahwa ia memperhatikan ada lebih banyak penonton dan kelompok yang lebih beragam yang berpartisipasi dalam parade tahun ini. Ia mengatakan bahwa praktisi Falun Dafa telah menjadi bagian dari komunitas. Ia sangat terkesan dengan penampilan drum.

Walikota Matamoras Cory Homer

Cory Homer, walikota Matamoras, PA, yang terletak di seberang Sungai Delaware, mengatakan bahwa dia dan putrinya sangat senang merayakan bersama komunitas. Mereka berpikir bahwa permainan drum selalu hebat, begitu pula para penari. Dia berterima kasih kepada para praktisi atas kerja keras mereka—mulai dari latihan hingga perencanaan dan koordinasi—karena, seperti yang dia katakan, semua orang, tua dan muda, menyukai penampilan mereka.

Laura Myer, Ketua Dewan Pariwisata dan Koordinator Pawai, juga memuji para praktisi atas presentasi mereka yang luar biasa: “Penampilannya hebat, dan saya menyukai kerja sama timnya.”

Tokoh masyarakat Nancy Dunn dan suaminya Hank Dunn, seorang pensiunan petugas polisi

Nancy Dunn dan suaminya, Hank Dunn, adalah tokoh masyarakat. Mereka pernah menjadi pemimpin pawai di masa lalu, dan mereka selalu menghadiri acara populer ini setiap tahun. Mereka terkesan dengan keterampilan para pemain muda yang memainkan drum Taiko. Nancy mengatakan peragaan latihan itu sangat damai dan merupakan bagian yang sangat baik dari pawai tersebut.

Sophia Bronwyn, seorang praktisi Falun Dafa, mengajar di sebuah sekolah setempat. Bangga dengan warisan Irlandia-nya, ia senang berpartisipasi dalam acara ini. “Saya mulai berlatih Falun Dafa pada tahun 1999, dan saya telah memperoleh banyak manfaat—kesehatan dan karakter moral saya meningkat,” jelasnya. “Itulah mengapa saya selalu senang berbagi terkait latihan ini dengan komunitas. Saya telah bergabung dalam pawai ini selama beberapa tahun, dan tepuk tangan selalu menghangatkan hati saya.”