(Minghui.org)
Nama: Sun Zhuoying
Nama Tionghoa: 孙卓英
Jenis Kelamin: Perempuan
Usia: 75 Tahun
Kota: Shanghai
Provinsi: N/A
Pekerjaan: N/A
Tanggal Kematian: 6 Desember 2025
Tanggal Penangkapan Terakhir: 9 Desember 2020
Tempat Penahanan Terakhir: Pusat Penahanan Wilayah Baru Pudong
Pada tanggal 6 Desember 2025, seorang wanita asal Shanghai berusia 75 tahun meninggal setelah menderita penganiayaan selama bertahun-tahun karena keyakinannya pada Falun Gong.
Sun Zhuoying ditahan selama setidaknya 12 tahun (dihukum dua kali kerja paksa dan tiga kali hukuman penjara) setelah Partai Komunis Tiongkok melancarkan kampanye nasional menindas Falun Gong pada Juli 1999. Dia terakhir kali dibebaskan pada tanggal 8 Juni 2022 dan menghadapi pelecehan secara terus-menerus di tahun-tahun terakhirnya. Kantor 610 setempat memasang kamera pengawas di pintunya dan mereka sering menerobos masuk ke rumahnya untuk memeriksa apakah dia mencetak materi informasi Falun Gong.
Pada Maret 2024, Sun menyerahkan DVD yang berisi informasi Falun Gong ke kantor polisi setempat. Kemudian, rumahnya digeledah dan buku-buku Falun Gong miliknya disita. Dia tidak ditangkap karena kesehatannya yang buruk dan usianya yang sudah lanjut. Dia meninggal pada Desember 2025.
Dijatuhi Hukuman Empat Tahun pada Tahun 2001
Sun dijatuhi hukuman empat tahun di Penjara Wanita Shanghai pada tahun 2001. Dia dipaksa berdiri atau duduk selama berjam-jam, terkadang hingga tengah malam. Perlakuan kasar itu membuatnya pusing hampir sepanjang waktu, namun para penjaga penjara terus-menerus memukuli dan mencacinya.
Para penjaga memerintahkan Sun untuk membersihkan kamar mandi yang digunakan oleh puluhan narapidana, tetapi dia tidak diizinkan untuk menggunakannya. Dia dipaksa menggunakan pispot untuk buang air di dalam sel. Para penjaga sering melarangnya mengosongkan pispot, agar para narapidana di sel tersebut membencinya. Setelah masa hukumannya berakhir, pihak berwenang menahan Sun di pusat pencucian otak selama tiga bulan tambahan sebelum mereka membiarkannya pulang.
Dihukum di Kamp Kerja Paksa 1,5 Tahun pada Tahun 2005
Sun ditangkap lagi pada April 2005 dan dijatuhi hukuman 18 bulan di Kamp Kerja Paksa Wanita Shanghai.
Setelah direktur kamp kerja paksa mencemarkan nama baik Falun Gong dan Sun meneriakkan “Falun Dafa baik,” dia dimasukkan ke dalam sel isolasi selama satu bulan, dan masa hukumannya diperpanjang selama dua bulan.
Kemudian, Sun dipaksa melakukan kerja keras setiap hari. Dia hanya diberi waktu sepuluh menit untuk membersihkan diri dan mencuci pakaian. Mulai Mei 2005, para penjaga memaksa semua orang menggunakan kamar mandi secara bersamaan (bukan bergantian) karena terlalu banyak pengedar narkoba yang baru masuk. Semua wanita harus membersihkan diri di depan satu sama lain. Tidak ada privasi.
Hukuman Kerja Paksa Lainnya pada Tahun 2007
Sun ditangkap pada pertengahan Agustus 2007 dan dijatuhi hukuman kerja paksa yang tidak diketahui lamanya. Ketika dia menolak membaca buku-buku yang memfitnah Falun Gong, penjaga kamp kerja paksa Shao Dongsheng memerintahkan pengedar narkoba Lu Peili dan narapidana lainnya untuk bergantian membaca buku-buku tersebut dengan keras di depannya.
Akibat penyiksaan di sana, Sun menderita tiga kali pendarahan gastrointestinal hebat dan dirawat di rumah sakit. Kamp kerja paksa menolak untuk membebaskannya dengan pembebasan bersyarat.
Dihukum Lima Tahun pada Tahun 2011
Penangkapan Sun berikutnya terjadi pada tanggal 13 Mei 2011, karena menggantung spanduk untuk merayakan pengenalan Falun Gong ke publik. Dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara di Penjara Wanita Shanghai oleh Pengadilan Wilayah Baru Pudong.
Selama masa penahanannya, para penjaga menyumpal mulutnya dengan kain kotor dan merekatkan mulut, telinga, dan kepalanya, serta tangan, kaki, dan telapak kakinya, hanya karena dia berteriak “Falun Dafa baik.” Kemudian, para penjaga memukul kepalanya dengan benda berat sambil menghinanya secara verbal selama dua jam. Para penjaga tidak berhenti menganiayanya sampai dia pingsan dan tidak bisa mengontrol buang air kecil atau besar.
Setelah itu, para penjaga berulang kali memerintahkan Sun menulis pernyataan untuk meninggalkan Falun Gong. Ketika dia menolak untuk mematuhi, mereka menahannya di sel isolasi dan memberinya sedikit sekali makanan. Dia dipaksa berdiri menghadap tembok dari pukul 05:30 pagi hingga istirahat makan siang, yang hanya berlangsung sepuluh menit. Setelah itu, dia dipaksa berdiri lagi hingga makan malam. Setelah istirahat makan malam selama sepuluh menit, dia dipaksa untuk kembali berdiri hingga tengah malam. Sepanjang hari, para narapidana dapat memukuli dan menghinanya secara verbal dengan sesuka hati.
Ketika Sun masih menolak untuk meninggalkan Falun Gong, para tahanan memaksanya untuk berjongkok tanpa bergerak sepanjang hari di dalam sebuah kotak yang digambar di tanah. Terkadang, mereka juga menyeretnya berkeliling untuk menyiksanya.
Para penjaga secara khusus membuat bangku kecil yang bisa menyakiti pantatnya ketika dia duduk di atasnya. Di musim panas, mereka mengikat tangan dan kakinya ke tubuhnya dan menutupinya dengan selimut tebal. Dia berkeringat deras dan hampir pingsan.
Di musim dingin, para penjaga menuangkan air dingin ke atasnya, mengangkat selimutnya setiap 15 menit ketika dia tidur, atau memaksanya untuk berlari-lari di dalam ruangan.
Pada saat Sun dibebaskan pada Mei 2016, dia telah kehilangan pendengaran di salah satu telinganya. Seluruh tubuhnya kesakitan. Dia tidak mampu berdiri, duduk, atau berjalan dan mengalami kesulitan makan dan tidur.
Dihukum 1,5 Tahun Setelah Penangkapan pada Tahun 2020
Penangkapan terakhir Sun adalah pada tanggal 9 Desember 2020. Jaksa menyetujui penangkapannya pada tanggal 16 Januari 2021 dan kemudian memindahkan kasusnya ke Pengadilan Distrik Fengxian. Dia hadir di pengadilan pada tanggal 26 Oktober 2021 dan hakim Zhu Qin menjatuhkan hukuman delapan belas bulan kepadanya.
Dia mengalami pendarahan gastrointestinal beberapa kali tetapi tetap diperintahkan untuk menjalani hukuman. Tidak jelas apakah dia tetap berada di Pusat Penahanan Wilayah Baru Pudong setelah dijatuhkan hukuman atau apakah dia dipindahkan ke penjara.
Sun menghadapi pengawasan terus-menerus setelah dibebaskan pada tanggal 8 Juni 2022.
Laporan Terkait:
Saat Ini Hampir 20 Praktisi Falun Gong Dipenjara di Shanghai
Wanita Berusia 70 Tahun Dijatuhi Hukuman Penjara Ketiga Karena Keyakinannya
Metode Penyiksaan yang Digunakan Di Kamp Kerja Paksa Wanita Kota Chongqing
Saya Mengalami Penyiksaan Tidak Berperikemanusiaan di Penjara Wanita Shanghai
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org