(Minghui.org) Seorang wanita berusia 50 tahun di Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, menghadapi dakwaan karena keyakinannya pada Falun Gong, sebuah disiplin spiritual yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak 1999.
Li Yuyan sedang membaca buku Falun Gong bersama dua praktisi lainnya di rumahnya pada pukul 11:30 pagi tanggal 1 April 2026, ketika seseorang mengetuk pintu. Karena mengira itu adalah praktisi lain yang datang untuk bergabung dengan mereka, ia membuka pintu, kemudian mendapati tujuh petugas berpakaian preman menerobos masuk.
Tanpa menunjukkan kartu identitas atau surat perintah penggeledahan, mereka memborgol Li dan kedua tamunya, lalu mulai menggeledah rumahnya. Li mendesak mereka untuk berhenti, tetapi seorang petugas menunjuk ke arahnya dan berkata, “Anda pikir hanya ini? Kami punya lebih banyak pertanyaan untuk Anda!”
Setelah menghabiskan satu jam menggeledah rumah Li, polisi memuat buku-buku Falun Gong dan barang-barang lain yang disita dari rumahnya ke dalam mobil dan mengantar ketiga praktisi tersebut ke Kantor Polisi Chengdonghu.
Sementara dua praktisi lainnya dibebaskan malam itu juga setelah diinterogasi, Li dipaksa menjalani pemeriksaan fisik dan dimasukkan ke Pusat Penahanan Pertama Kota Shenyang, meskipun ia diketahui memiliki tekanan darah tinggi.
Pada 9 April, polisi menyerahkan kasus Li ke Kejaksaan Kota Xinmin, yang mengeluarkan surat perintah penangkapan resmi untuknya pada 16 April.
Keluarga Li pergi ke kantor polisi dan kejaksaan untuk menanyakan kasusnya dan menuntut pembebasannya dengan jaminan. Resepsionis menolak permintaan mereka dan juga menolak untuk mengungkapkan nama jaksa yang menangani kasus tersebut.
Kehidupan Berubah Berkat Latihan Falun Gong
Li dulunya menderita sakit parah di kaki dan telapak kakinya setelah bayinya lahir. Hanya dua minggu setelah mulai berlatih Falun Gong, ia sembuh total.
Ajaran Falun Gong juga membuatnya menjadi lebih baik hati. Ia melepaskan kebencian dan rasa dendamnya, dan ia mampu tetap tenang ketika diperlakukan tidak adil. Hubungannya yang kurang harmonis dengan suaminya membaik secara signifikan. Mereka berhenti bertengkar dan tidak lagi ingin bercerai. Ia juga merawat mertuanya dengan baik dan memperlakukan mereka seperti orang tuanya sendiri.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org