(Minghui.org) Saya telah berlatih Falun Dafa selama lebih dari 20 tahun. Ada banyak sekali contoh anggota keluarga praktisi yang menerima berkah. Saya ingin menceritakan beberapa berkah yang diterima keluarga saya.

Saudara ipar saya adalah seorang tukang batu. Istrinya berlatih Falun Dafa dan telah berulang kali menjadi korban penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT), termasuk pemenjaraan sewenang-wenang, kerja paksa, dan menjadi tunawisma. Saudara ipar ini menanggung penderitaan yang sangat besar, namun ia selalu percaya pada Dafa dan mendorong kami untuk berlatih. Seorang tetangga memintanya untuk membantu memperbaiki atap. Saat bekerja di bagian atap pelana, ia terpeleset dan jatuh kepala membentur ke tanah. Ia mendarat di tumpukan pasir dan tidak terluka. Semua orang takut. Setelah itu, seseorang bertanya kepada pemilik rumah mengapa ia menaruh tumpukan pasir di bawah pelana atap. Pemilik rumah menjawab: “Saya tidak tahu mengapa saya meletakkannya di sana; saya hanya membawa setumpuk pasir ke sana.” Semua orang yang melihat kejadian itu mengatakan takjub. Kami praktisi memahami bahwa ini adalah pengaturan yang dilakukan Guru dengan susah payah. Keluarga para praktisi mengatasi cobaan, dan Guru dengan belas kasih melindunginya.

Setiap kali saya pulang, saya berbagi pandangan tentang Dafa dengan ayah saya. Ayah sering membaca ceramah Guru dan Minghui Weekly. Ketika saya dan kakak perempuan dianiaya oleh PKT, ayah menyembunyikan ceramah Guru, Minghui Weekly, dan materi Dafa lainnya. Setelah saya pulang dari hukuman kerja paksa, ayah mengambil buku-buku itu yang dibungkus kantong plastik saat disembunyikannya di ruang dalam dan menunjukkannya kepada saya. Selama saya dan kakak perempuan saya dianiaya, ayah mengalami tekanan emosional yang luar biasa dan menderita gangguan otak. Kondisi ini biasanya menyebabkan lumpuh dan penderitanya segera terbaring di tempat tidur. Namun, berkat perlindungan Guru, ayah mampu merawat dirinya sendiri selama sisa hidupnya. Ia meninggal dunia dengan tenang pada usia 90 tahun.

Kisah Seorang Petani

Oleh non-praktisi di Tiongkok

Saya seorang petani berusia 77 tahun di Kota Pingdu, Qingdao, Provinsi Shandong. Saya mengalami stroke pada Desember 2024. Setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit, kondisi saya tidak membaik. Saya telah melihat banyak orang mengalami stroke, dan hanya sedikit yang pulih, jadi saya merasa pesimis. Maret ini putra saya memutuskan untuk memindahkan saya ke rumah sakit lain untuk di rawat. Dalam perjalanan ke rumah sakit baru, saya bertemu dengan seorang wanita yang berlatih Falun Dafa. Dia berkata: “Banyak orang telah terbantu ketika mereka mengatakan ‘Falun Dafa baik – Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) baik.’ Mintalah Guru Dafa untuk membantu Anda.” Saya dengan senang hati setuju dan dia memberi saya amulet Falun Dafa.

Saya mengikuti saran praktisi tersebut dan kondisi saya terus membaik. Kemudian dia memberi saya buku Zhuan Falun, ajaran utama Falun Dafa. Saya sekarang telah membacanya dua kali. Saya benar-benar menghargai buku berharga ini; Saya benar-benar tidak bisa berhenti membacanya, dan semakin saya membaca, semakin menyukainya, karena buku ini mengajarkan orang bagaimana menjadi baik dan melakukan perbuatan baik. Saya telah mengalami keajaiban Dafa dan sekarang saya mampu melakukan beberapa pekerjaan bertani.

Saya dengan tulus berterima kasih kepada Falun Dafa! Saya berterima kasih kepada Guru Dafa karena telah menyelamatkan hidup saya! Saya akan selamanya percaya pada; Falun Dafa baik! Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) baik!