(Minghui.org) Seorang pria berusia 49 tahun di Kota Xinmin, Provinsi Liaoning, menyelesaikan dua tahun hukuman penjara pada 25 Juli 2025, karena keyakinannya terhadap Falun Gong, latihan jiwa dan raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Cao Yang, lahir pada Februari 1977, ditangkap tanggal 26 Juli 2023, dan dijebloskan ke Pusat Penahanan Kota Xinmin. Saat pengacara mengunjunginya pada 11 Agustus 2023, dia mengungkapkan bahwa polisi memukulinya pada hari penangkapannya dan tiba-tiba menderita pankreatitis di malam itu serta pingsan karena kesakitan.

Sebulan kemudian, Kejaksaan Distrik Liaozhong mengeluarkan dua dakwaan berturut-turut terhadap Cao. Dakwaan pertama menuduh Cao keras kepala dalam keyakinannya tetapi gagal menyertakan fakta apapun mengenai penangkapannya. Dakwaan baru dikeluarkan keesokan harinya untuk menambahkan "bukti" terhadapnya, termasuk dua buku Falun Gong yang disita dari tempat tinggalnya dan "pernyataan khidmat" yang ditemukan dari catatan obrolan media sosialnya (polisi juga menggeledah ponselnya).

Chen sebelumnya pernah dua kali dipenjara dengan total 15 tahun karena berlatih Falun Gong. Karena penyiksaan tanpa henti, dia terpaksa menulis surat pernyataan meninggalkan keyakinan di luar kehendaknya. Dia kemudian mengeluarkan pernyataan resmi untuk membatalkan pernyataan yang dibuat di bawah tekanan.

Chen menjalani persidangan di Kota Xinmin pada 29 Februari 2024. Jaksa Yang Di terus menyela pengacaranya. Hakim ketua, Ji Xingzhong, berjanji akan memberikan hukuman lebih ringan jika dia “mengakui kesalahannya.” Istrinya diperintahkan untuk membayar 20.000 yuan atas namanya pada hari itu.

Hakim Ji menjatuhkan hukuman dua tahun penjara pada Chen tanggal 1 Maret 2024. Dia dijebloskan ke Penjara Dongling setelahnya. Sembilan narapidana ditugaskan untuk mengawasinya sepanjang waktu dalam shift tiga orang. Dia tidak diizinkan tidur dan diperintahkan menulis surat pernyataan untuk meninggalkan keyakinannya. Sekitar Mei 2025, seluruh narapidana dipindahkan ke Penjara Kangjiashan karena ada pembangunan di Penjara Dongling.

Chen dibebaskan pada 25 Juli 2025.

Cao bukanlah satu-satunya orang dalam keluarganya yang menjadi sasaran karena berlatih Falun Gong. Istrinya, Hui Liqi, serta orang tuanya, Cao Guangfu dan Zhao Min, semuanya pernah ditangkap pada suatu waktu selama 27 tahun terakhir penganiayaan.

Laporan Terkait:

Dua Kali Dipenjara dengan Total15Tahun, PriaLiaoningBerusia46Tahun Menghadapi Dakwaan Lagi karena Keyakinannya pada Falun Gong

DilaporkanTahun2023: Sebanyak 6.514 PraktisiFalunGongDitangkap atau Dilecehkankarena  Keyakinan Mereka

CaoYangDiadili Lagi TaklamasetelahMenjalaniSembilanTahunHukuman Penjara

Mr. Cao Yang Unjustly Imprisoned for Nine Years, Recently Arrested Again