(Minghui.org) Dua wanita muda setelah mempelajari perangkat latihan Falun Dafa berseru, “Saya merasa segar dan bersemangat. Sungguh menakjubkan!”
Kegiatan Rotary Village Day diadakan di Ashtead, Surrey Tenggara, pada 13 Juni 2026, dan banyak peserta mampir ke stan Falun Dafa. Mulai dari pelajar hingga profesional, keluarga dengan anak berkebutuhan khusus, hingga pensiunan, banyak orang mencoba perangkat latihan tersebut dan mengatakan bahwa mereka sangat tersentuh setelah mempelajari tentang penganiayaan. Beberapa mengatakan mereka tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang Falun Dafa.
Suasananya meriah dan orang-orang terus berdatangan. Sebagai salah satu perayaan komunitas setempat terbesar, kegiatan ini menyatukan ratusan stan pedagang dan ribuan pengunjung yang menikmati pertunjukan panggung, musik, dan hiburan.
Dikelilingi oleh hiruk pikuk, praktisi memperagakan perangkat latihan diiringi musik yang menenangkan.
"Debu di Jiwa Saya Telah Dibersihkan"
Musik latihan yang menenangkan menarik perhatian dua wanita muda, Sienna dan Rossie, yang datang ke acara tersebut bersama-sama. Mereka berdiri di luar stan untuk beberapa waktu, menyaksikan praktisi melakukan perangkat latihan. Mereka berkata kepada praktisi, "Kami perlu melakukan sesuatu dulu, tetapi kami akan kembali lagi!"
Mereka segera kembali seperti yang mereka janjikan dan mempelajari perangkat latihan meditasi. Saat musik mulai diputar, mereka memejamkan mata dan larut dalam suasana yang tenang.
Sienna (tengah) dan Rossie mencoba perangkat latihan meditasi duduk selama Rotary Village Day.
Setelah bermeditasi, Sienna berkata, “Saat bermeditasi, saya merasakan seluruh tubuh saya memasuki keadaan rileks dan damai. Saya merasa rileks—seolah-olah debu di jiwa saya telah dibersihkan.” Rossie berkata dengan gembira, “Itu pengalaman yang luar biasa, saya sangat menyukainya!”
Mereka mengambil selebaran tentang Falun Dafa dan menanyakan jam berapa dan di mana praktisi setempat melakukan latihan.
Pengalaman mereka hanyalah satu contoh di antara banyak kisah mengharukan hari itu.
Dua Puluh Dua Anak Muda Mempelajari Perangkat Latihan
Dua puluh dua penduduk setempat dan pelajar muda datang ke stan dan mempelajari perangkat latihan pada hari itu. Saat musik dimulai, para remaja yang awalnya riuh dan berisik secara bertahap menjadi tenang dan suasana menjadi tenteram.
Setelah melakukan perangkat latihan meditasi dalam waktu singkat, beberapa dari mereka mengatakan bahwa mereka merasa rileks dan bahagia. Salah seorang gadis berkata dengan gembira, “Saya sangat menyukainya! Saya pasti akan terus melakukannya!”
Pemuda mengatakan mereka merasa rileks setelah mencoba perangkat latihan Falun Dafa.
Tiga anak laki-laki datang ke stan untuk mencoba perangkat latihan. Mereka mengatakan mendengar tentang Falun Dafa di pameran tahun lalu dan menandatangani petisi untuk menyerukan diakhirinya pelanggaran hak asasi manusia di Tiongkok. Tahun ini, mereka memutuskan untuk mempelajari perangkat latihan tersebut.
Setelah melakukannya, mereka merasa hangat dan rileks. Mereka juga mengatakan bahwa mereka semakin mengagumi praktisi karena terus berupaya memperkenalkan latihan spiritual ini kepada publik.
Anak Laki-Laki Mampu Duduk Diam
Pengalaman satu keluarga sangat menyentuh hati banyak orang di stan tersebut.
Seorang ibu membawa putranya yang autis ke stan untuk menyaksikan praktisi memperagakan latihan tersebut. Anak itu biasanya sangat bersemangat dan kesulitan berkonsentrasi dalam waktu lama, sehingga hal itu cukup berat bagi keluarganya.
Dengan bimbingan lembut dari praktisi, anak itu mencoba mengikuti dan melakukan perangkat latihan meditasi duduk. Awalnya dia gelisah, tetapi seiring alunan musik yang lembut dan menenangkan, suasana berangsur-angsur menjadi tenang.
Kemudian sesuatu yang tak terduga terjadi.
Dia perlahan rileks dan duduk dalam posisi lotus. Dia juga mencoba mengikuti gerakan para praktisi. Pada saat ini, kebisingan dan suasana ramai di sekitarnya seolah terabaikan dan dia menunjukkan ketenangan dan fokus yang luar biasa.
Anak laki-laki autis mempelajari perangkat latihan dan secara bertahap menjadi tenang.
Ibunya berdiri di samping dengan tenang mengamati. Ekspresinya berubah dari terkejut menjadi sulit percaya. Dia menutup mulutnya dengan kedua tangan dan air mata menggenang di matanya. Dia tidak mengalihkan pandangannya untuk waktu yang lama seolah-olah sulit percaya dengan perubahan yang terjadi di depan matanya. Dia berkata, "Dia belum pernah setenang ini sebelumnya, ini luar biasa."
Sang ayah merasa tersentuh. Mereka meninggalkan informasi kontak dengan harapan dapat mempelajari lebih lanjut tentang Falun Dafa. Mereka juga mengatakan akan membawa putra mereka untuk melakukan perangkat latihan tersebut.
Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Sangat Penting
Jo, seorang terapis senior di unit perawatan intensif sangat memuji prinsip-prinsip Falun Dafa: Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar). Sebagai seorang pekerja medis profesional, dia setuju dengan kekuatan penyembuhan spiritualitas.
Dia mendorong kedua putranya dan teman-teman mereka untuk mencoba meditasi. Ketika dia melihat pemuda yang biasanya aktif itu mengikuti praktisi dan bermeditasi, mereka menjadi tenang dan rileks, dan dia berkata bahwa dia merasa terharu.
Dia berkata kepada praktisi, “Saya sangat menyukai konsep meditasi. Saya juga menyukai nilai-nilai yang Anda ajarkan melalui meditasi. Mereka tampaknya menikmati melakukannya. Saya pikir ini adalah hal yang bagus bagi kaum muda untuk berpartisipasi dalam hal seperti ini.”
Dia mengatakan bahwa praktisi mewariskan nilai-nilai yang lurus kepada masyarakat, “Ini luar biasa. Memang, kita harus bersyukur, namun semua ini diajarkan secara gratis. Anda sangat ramah dan memberi semangat.”
Jo mengatakan bahwa sungguh luar biasa praktisi mengajarkan nilai-nilai Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) kepada generasi muda dalam kegiatan komunitas berskala besar seperti ini, “Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) sangat penting, bukan begitu? Tanpa prinsip-prinsip ini, Anda tidak dapat menjalani hidup. Saya pikir setiap orang harus lebih memperhatikan hal-hal tersebut.”
Saya Mengerti Dari Mana Seniman Shen Yun Mendapatkan Kekuatan Mereka
Sukarelawan di teater mengatakan bahwa dia mengerti dari mana seniman Shen Yun mendapatkan kekuatan mereka.
Seorang wanita yang menjadi sukarelawan di teater datang ke stan tersebut. Dia sering bekerja di ruang pemutaran film teater dan dia telah menonton Shen Yun, termasuk pertunjukan yang mengungkap penganiayaan terhadap Falun Dafa. Tetapi dia mengatakan bahwa yang terus membuatnya kagum adalah sikap luar biasa para seniman dan keterampilan artistik mereka yang sempurna.
Ketika dia mengetahui bahwa para pemain Shen Yun berlatih Falun Dafa dan mematut diri sesuai prinsip Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar), dia berkata, “Sekarang saya mengerti! Ternyata energi murni dan keterampilan luar biasa berasal dari keyakinan spiritual yang mendalam. Pengejaran kualitas artistik yang sempurna harus terlebih dahulu berasal dari pengejaran taraf kondisi spiritual yang sempurna.”
Dia mengambil selebaran itu dan mengatakan bahwa dia akan mempelajari lebih lanjut tentang Falun Dafa.
Pria Menandatangani Petisi untuk Mendukung Berakhirnya Penganiayaan
Oliver melepas topinya sebagai tanda penghormatan kepada praktisi setelah mengetahui tentang penganiayaan brutal di Tiongkok.
Oliver pernah mencoba latihan Tai Chi dan sedikit mengetahui tentang latihan kultivasi tradisional. Dua puluh lima tahun yang lalu, saat bekerja di London, dia mendengar tentang Falun Dafa dan dia tahu bahwa itu adalah bentuk kultivasi yang meningkatkan jiwa dan raga.
Setelah mempelajari lebih lanjut tentang penganiayaan yang dialami praktisi di Tiongkok, dia menandatangani petisi untuk menyerukan diakhirinya kekejaman tersebut dan meminta seorang wanita di sebelahnya untuk menandatangani petisi tersebut. Oliver mengatakan bahwa latihan damai yang bermanfaat bagi masyarakat seperti itu seharusnya tidak mengalami penganiayaan dalam bentuk apa pun.
Dia berharap bisa belajar berlatih Falun Dafa dan dia ingin membantu lebih banyak orang mengetahui tentang penganiayaan tersebut.
Anak-anak Tertarik pada Latihan Damai
Dua anak terpesona oleh pemandangan damai praktisi yang melakukan perangkat latihan. Mereka secara spontan duduk di rumput dan mengikuti praktisi dalam melakukan meditasi duduk. Ekspresi muda mereka yang penuh fokus membuat banyak orang berhenti dan merekam pemandangan itu dengan ponsel mereka.
Dua anak menirukan gerakan praktisi saat mereka melakukan perangkat latihan.
Orang tua mereka terkejut dan mengatakan bahwa mereka senang anak-anak mereka mampu menjadi tenang dengan sendirinya di tengah lingkungan yang berisik.
Saat kegiatan hampir berakhir, stan-stan di sekitarnya mulai berkemas.
Praktisi bersiap untuk berkemas, ketika tiga anak laki-laki kelas 7 berlari ke stan dengan harapan dapat mempelajari perangkat latihan tersebut. Praktisi mengeluarkan kembali matras dan menemani mereka melakukan meditasi duduk.
Ketiga anak laki-laki itu melakukan perangkat latihan meditasi dengan penuh perhatian. Setelah itu, mereka dengan gembira menceritakan perasaan mereka dan pergi dengan senang hati membawa bunga lotus yang diberikan oleh praktisi.
Tiga siswa mengatakan mereka merasa tenang setelah bermeditasi.
Malam itu, saat Rotary Village Day berakhir, kerumunan orang perlahan bubar. Banyak orang tidak hanya membawa pulang pengalaman liburan, tetapi juga pengalaman kedamaian dan kehangatan.
Dari anak-anak hingga orang dewasa, pelajar hingga profesional, prinsip-prinsip Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) diam-diam menyentuh jiwa semakin banyak orang.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org









