(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa (juga disebut Falun Gong) pada 1998, dan sekarang saya berusia 70-an. Saya telah melalui banyak cobaan selama 20 tahun berkultivasi. Tetapi dengan perlindungan Guru Li Hongzhi, saya dapat melanjutkan kultivasi. Setiap kali menghadapi cobaan, dan merasa tidak berdaya dan bingung, Dafa-lah yang membuka hati, dan menunjukkan arah yang benar kepada saya. Setiap kali saya menghadapi bahaya, Guru-lah yang membantu saya mengubahnya menjadi aman.

Melenyapkan  Gangguan Saat Mengklarifikasi Fakta Tentang Dafa

Ketika memberitahu orang-orang tentang fakta Falun Dafa, kita sering bertemu dengan mereka yang telah sangat dipengaruhi oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Ketika mereka mendengar tentang penganiayaan Falun Dafa yang dilakukan oleh PKT dan mundur dari PKT serta organisasi-organisasi afiliasinya, mereka langsung marah dan mengancam akan melapor kepada polisi, atau mengusir kami.

Untuk berkomunikasi lebih baik dengan orang-orang, kami biasanya pergi berpasangan. Mereka yang buta huruf dipasangkan dengan mereka yang melek huruf, dan yang muda dipasangkan dengan yang tua. Seorang praktisi muda sedang berbicara dengan pria seusianya tentang Falun Dafa dan cara mundur dari PKT. Pemuda ini menjadi marah, dan mulai berteriak. Praktisi lanjut usia mendekati pemuda tersebut, menepuk bahunya sambil berkata, “Jangan meninggikan suaramu. Ini demi kebaikanmu sendiri.” Kata-kata praktisi lanjut usia itu baik, namun bermartabat. Mendengar hal itu, pemuda itu menjadi tenang. Dia kemudian mengetahui fakta kebenaran tentang Dafa dari praktisi lanjut usia tersebut, dan segera mundur dari PKT. Praktisi lanjut usia selalu tersenyum ramah, memungkinkan orang lain merasakan kehangatan dan belas kasihnya.

Kami sering berbagi pemahaman, dan belajar dari pengalaman praktisi lain. Misalnya, ketika kami bertemu orang yang mengancam atau mengutuk, kami tidak akan pergi begitu saja seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya. Sebaliknya, kami bertekad untuk membuat orang ini mengetahui fakta kebenaran tentang Dafa sehingga dia dapat diselamatkan. Suatu kali kami pergi ke pedesaan untuk memberitahu orang-orang tentang Dafa, dan setelah kami selesai berkumpul dan hendak pergi, sebuah kendaraan polisi tiba. Kemudian kami menyadari bahwa kami telah dilaporkan.

Direktur kantor polisi dan petugas lain menyuruh kami masuk ke dalam kendaraan, tetapi kami menolak. Direktur berkata, “Kami harus membawa kalian ke kantor polisi karena kalian telah dilaporkan.” Biasanya, dalam situasi ini, polisi bersikap agresif dan memaksa kami untuk pergi ke kantor polisi. Tetapi direktur ini berkata dengan suara yang ramah, “Tolong bekerjasama dengan kami. Jangan membuat masalah bagi kami. Kami akan membiarkan kalian pergi setelah kami meninggalkan desa ini.”

Setelah kami masuk ke dalam mobil, kami mulai menceritakan tentang Dafa kepadanya. Ketika mobil meninggalkan desa, direktur itu menghentikan mobil dan membiarkan kami pulang. Kami sangat senang bahwa direktur ini memahami Dafa baik, dan kami juga berterima kasih atas kebaikannya. Kami berharap dia dan keluarganya dilindungi.

Pada tahap awal mengklarifikasi fakta kebenaran, kami menghindari polisi. Tetapi sekarang, kami mendekati dan berinteraksi dengan mereka. Selama percakapan , kami menunjukkan rasa hormat dan kebaikan. Dengan kebijaksanaan yang diperoleh dalam kultivasi Falun Dafa, kami perlahan-lahan sampai pada intinya, memberi tahu orang lain bahwa Dafa baik dan membantu mereka mundur dari PKT dan organisasi afiliasinya. Hasilnya cukup baik.

Membantu Orang di Kantor Polisi

Suatu ketika, saya sedang sibuk menyiapkan hidangan Tahun Baru Imlek, dan saat saya memasak di dapur, beberapa petugas polisi menerobos masuk ke rumah saya. Sebelum saya sempat membuka mulut, mereka mengklaim bahwa saya telah dilaporkan karena menyebarkan materi informasi tentang Falun Dafa. Ketika saya bertanya apakah mereka memiliki bukti, mereka berkata, “Kami tidak bisa memberitahu Anda. Anda harus ikut kami ke kantor polisi sekarang juga.” Saya menolak untuk pergi.

Mereka mengambil foto Guru, salinan Mingguan Minghui, dan beberapa barang milik saya lainnya. Tanpa penjelasan sepatah kata pun, mereka menyeret saya ke dalam kendaraan polisi dan membawa saya ke Divisi Keamanan Dalam Negeri Kantor Polisi. Kepala divisi ini bertanya kepada saya, “Dari mana asal materi Falun Dafa?” Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak tahu apa-apa, dan bertanya kepadanya, “Anda mengklaim saya membagikan materi, tetapi kapan dan di mana saya melakukannya?” Mereka tidak memberikan bukti apa pun, jadi saya menolak untuk menjawab pertanyaan lebih lanjut.

Istri keponakan saya kemudian muncul dan berkata, “Silakan saja beritahu mereka bahwa Anda tidak lagi berlatih Falun Gong. Kita bisa langsung pulang.”

Saya menjawab dengan tenang, “Anda bisa pulang. Anda tidak bisa mengurus masalah saya. Saya tidak akan menulis atau menjanjikan apa pun. Silakan pulang.” Istri keponakan saya kesal dan pergi dengan marah.

Seorang petugas wanita datang mengawasi saya saat istirahat makan siang. Saat melihatnya, rasa belas kasih yang kuat muncul di hati saya. Saya bertanya padanya sambil tersenyum, “Berapa umur anda?” Usianya lebih dari 30 tahun. Saya berkata, “Anda terlihat sangat baik.” Dia mengatakan bahwa saya juga terlihat baik. Saya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengklarifikasi fakta kebenaran, dan berkata, “Anda benar. Saya berusaha menjadi orang baik dengan mengikuti prinsip Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar). Dia menasehati saya untuk tidak berlatih karena pemerintah melarang orang berlatih Falun Dafa. Saya menjelaskan kepadanya dengan sungguh-sungguh dan dari lubuk hati saya, “Jiang Zemin mulai menganiaya Falun Gong karena sifat iri hati. Tetapi latihan ini benar-benar baik, dan memiliki efek ajaib dalam meningkatkan kesehatan.” Saya perhatikan dia mendengarkan dengan saksama. Saya melanjutkan, “Kita bertemu hari ini karena hubungan yang telah ditakdirkan. Sekarang, banyak orang mundur dari PKT dan organisasi afiliasinya untuk memastikan keselamatan mereka di masa depan. Jika Anda ingin mundur dari PKT, Anda akan memiliki masa depan yang baik.” Dia setuju untuk mundur dari PKT, dan berterima kasih kepada saya. Saya menjawab, “Anda seharusnya berterima kasih kepada Guru saya. Guru ingin agar kami membantu menyelamatkan makhluk hidup.”

Dia pergi setelah mengobrol dengan saya. Kemudian seorang petugas wanita lain masuk. Saya tahu dia datang untuk mengetahui tentang Dafa juga. Saya menanyakan usianya. Dia mengatakan bahwa dia berusia lebih dari 50 tahun, dan akan pensiun dalam dua tahun. Saya bertanya apakah dia pernah mendengar tentang mundur dari PKT. Dia menggelengkan kepalanya. Saya tersenyum, dan berkata, “Anda anggota PKT, kan?” Dia mengakuinya. Saya membujuknya untuk mundur dari Partai, dan menjelaskan alasannya. Saya berkata, “Ketika Anda mengucapkan sumpah untuk bergabung dengan PKT, itu meninggalkan bekas pada Anda. Hanya menolaknya dengan tulus, bekas ini dapat dihilangkan. Kemudian dewa akan melindungi Anda ketika Anda menghadapi bencana, dan Anda juga akan memiliki kesehatan yang baik. Betapa hebatnya ini!” Dia mengangguk dan setuju untuk mundur dari Partai. Satu nyawa lagi terselamatkan dan saya berterima kasih kepada Guru dengan tulus di dalam hati.

Pada sore hari, petugas wanita ini pergi, dan wakil kepala Divisi Keamanan Dalam Negeri tiba. Dia adalah tetangga saya. Saya berkata kepadanya dengan tulus, “Tolong jangan menganiaya Falun Gong. Itu adalah ajaran Buddha dan latihan yang benar. Siapa pun yang telah berpartisipasi dalam penganiayaan akan dihukum. Kita telah bertetangga selama bertahun-tahun. Saya mengatakan ini dengan tulus demi kebaikan Anda sendiri. Banyak orang mundur dari PKT. Mengapa Anda tidak mundur juga? Anda akan menghindari bencana di masa depan, bukankah itu bagus?” Dia langsung menjawab, “Tentu.”

Saya melihat ke luar jendela sambil berpikir, “Saya harus pulang sekarang. Ini bukan tempat yang seharusnya saya tinggali. Guru, tolong bantu saya pulang.” Tak lama kemudian, suami saya datang, dan kami berjalan keluar dari kantor polisi bersama-sama.

Dafa Menyelamatkan Cucu Saya

Ini adalah kisah keluarga yang terjadi 20 tahun yang lalu. Istri putra bungsu saya sedang hamil saat itu, dan seluruh keluarga kami senang dengan kabar baik tersebut. Suatu hari, dia mengatakan merasa tidak enak badan dan pergi ke rumah sakit. Dokter mengatakan kepadanya bahwa dia terkena cacar air. “Anda tidak bisa memiliki bayi ini, karena anak itu akan cacat. Anda harus menggugurkan anak ini.” Kata-kata dokter bagaikan petir di siang bolong. Menantu perempuan terus menangis, dan seluruh keluarga merasa sedih.

Saya pergi setiap hari untuk meminta nasihat dari para ahli pengobatan Barat dan Tiongkok, tetapi mereka semua mengatakan bahwa anak itu tidak dapat diselamatkan. Apa yang harus saya lakukan? Sebagai praktisi Falun Dafa, saya harus meminta bantuan Guru. Saya berkata dalam hati, “Guru, saya sedang menghadapi ujian. Aborsi tidak hanya akan membahayakan kesehatan menantu perempuan saya, tetapi juga melibatkan pembunuhan. Guru, tolong bantu saya. Jika itu adalah hutang saya dari kehidupan sebelumnya, saya akan membayarnya.” Saya berkata kepada putra dan menantu perempuan, “Kita harus mempertahankan anak ini. Jika anak itu cacat, ibu akan merawatnya. Kalian juga dapat memiliki anak lain di masa depan.” Setelah mendengar kata-kata saya, menantu perempuan merasa lega, dan tidak lagi stres.

Pada hari kedua festival lampion tahun berikutnya, menantu perempuan melahirkan bayi yang sehat. Cucu laki-laki saya sekarang adalah mahasiswa yang ceria, tampan, dan tinggi. Dia sangat mendukung latihan kultivasi saya. Seluruh keluarga kami sangat berterima kasih kepada Guru!