(Minghui.org) Seorang wanita berusia 57 tahun di Kabupaten Shan, Provinsi Shandong, dijatuhi hukuman tiga tahun dan dua bulan penjara, serta denda sebesar 10.000 yuan pada tanggal 24 Juli 2026. Itu karena keyakinannya pada Falun Gong.
Wu Juan, yang lahir pada Desember 1968, mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1996 dan sembuh dari penyakit rinitis kronis. Dia juga menjadi pekerja yang lebih berdedikasi dan sangat dihargai oleh rekan-rekannya di People’s Bank of China (Bank Rakyat Tiongkok).
Setelah Partai Komunis Tiongkok mulai menganiaya Falun Gong pada Juli 1999, Wu tetap teguh pada keyakinannya dan berulang kali menjadi sasaran penindasan. Ayah dan saudara perempuannya, yang juga praktisi Falun Gong, turut mengalami gangguan dan intimidasi yang sering terjadi. Ayahnya hidup dalam ketakutan dan meninggal dunia pada awal tahun 2015. Saudara perempuannya sempat dua kali dikirim ke kamp kerja paksa.
Hukuman penjara terbaru yang diterima Wu bermula dari penangkapannya pada tanggal 4 Februari 2026. Delapan petugas berpakaian preman yang dipimpin oleh kapten Zhang Bing menerobos masuk ke rumahnya sekitar pukul 07:10. Mereka menghabiskan waktu empat jam berikutnya untuk menggeledah rumahnya serta menyita sebuah printer, lima laptop, pemutar musik, buku-buku Falun Gong, dan uang kertas dengan informasi Falun Gong. Ibu kandungnya yang berusia 90 tahun dan tidak berdaya secara fisik, serta saudara perempuannya yang berada di lokasi kejadian, mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
Wu ditahan secara pidana di Pusat Penahanan Kota Heze. Kota Heze merupakan wilayah yang membawahi Kabupaten Shan. Putrinya menyewa pengacara Shi Xingyue untuk mendampinginya. Sang pengacara menegaskan bahwa dia hanya akan mengajukan pembelaan yang mengaku bersalah bagi Wu.
Shi memberi tahu putri Wu pada tanggal 14 Juli bahwa jadwal sidang telah ditetapkan untuk dua hari kemudian. Karena bekerja di luar kota, putri tidak dapat kembali ke Kabupaten Shan tepat waktu. Oleh karena itu, dia meminta bibinya (saudara perempuan Wu) untuk menghadiri sidang tersebut mewakili dirinya. Saudara perempuan Wu menemui Shi pada tanggal 15 Juli dan mendesaknya untuk mengajukan pembelaan “tidak bersalah” bagi kliennya. Shi menolak dan menyatakan bahwa saudara perempuan tersebut tidak diizinkan menghadiri persidangan. Dia bahkan mengancam akan membuat saudara perempuan itu ditangkap.
Tidak jelas mengapa pihak keluarga tidak memecat Shi ketika dia menolak bertindak demi kepentingan terbaik kliennya.
Kemudian, Shi menghubungi putri Wu dan mengatakan bahwa persidangan pada tanggal 16 Juli dimulai pukul 14:30, bukan pukul 10:00 sebagaimana dijadwalkan. Karena bibi Wu dilarang menghadiri persidangan, rincian lainnya tidak diketahui.
Pengadilan Kabupaten Shan mengeluarkan putusan pada tanggal 24 Juli, yang menjatuhkan hukuman tiga tahun dan dua bulan penjara, serta denda sebesar 10.000 yuan kepada Wu. Semua barang yang disita dari rumahnya juga ditetapkan tidak dapat dikembalikan.
Putusan tersebut memuat tanda tangan dari pihak-pihak berikut: hakim ketua Wu Jianguo, hakim anggota Xu Yanfang dan Hu Zunjian, asisten hakim Yan Shuo, panitera Wu Mingjian, dan jaksa penuntut Sun Shiwei.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org