(Minghui.org) Pengadilan Distrik Jialing di Kota Nanchong, Provinsi Sichuan, menggelar sidang kedua atas kasus seorang wanita setempat pada tanggal 27 Juli 2026. Dia ditangkap karena berlatih Falun Gong.
Zhang Xiuzhen, berusia 60 tahun, ditangkap saat sedang membagikan materi informasi Falun Gong pada tanggal 28 Desember 2025. Dia menerima surat perintah penangkapan resmi dari Kejaksaan Distrik Jialing dan kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Distrik Jialing pada tanggal 1 April 2026.
Zhang pertama kali hadir di pengadilan pada tanggal 12 Mei 2026. Hakim ketua, Qin Wenling, menghentikannya saat dia menceritakan sembuh dari kanker usus besar setelah mulai berlatih Falun Gong pada tahun 2007. Dia tidak diizinkan untuk mengatakan hal lain.
Pengacaranya menyatakan bahwa Departemen Kepolisian Distrik Jialing yang bertanggung jawab atas penangkapan Zhang, serta badan pengawasnya, Departemen Kepolisian Kota Nanchong, tidak memiliki kualifikasi untuk memverifikasi apakah materi informasi yang dia bagikan mempromosikan aliran sesat. Menurut hukum, hanya badan pihak ketiga yang independen yang berwenang memeriksa dan mengautentikasi bukti penuntutan.
Jaksa Han Yong mengajukan lebih dari 200 eksemplar materi informasi yang disita sebagai bukti untuk mendakwa Zhang. Pengacaranya menegaskan bahwa materi-materi tersebut adalah milik pribadi dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Han memperlihatkan rekaman pengawasan polisi, namun rekaman tersebut tidak menunjukkan Zhang melakukan tindakan ilegal apa pun. Oleh karena itu, pengacaranya menuntut agar dia dibebaskan. Hakim Qin menunda persidangan.
Sidang kedua digelar pada tanggal 27 Juli 2026. Dua anggota keluarga Zhang hadir untuk memberikan dukungan. Kali ini, dia dapat memberikan kesaksian untuk membela diri. Dia menegaskan bahwa dia tidak melanggar hukum apa pun dengan berlatih Falun Gong atau menyebarkan informasi mengenainya karena tidak ada hukum di Tiongkok yang mengkriminalisasi Falun Gong.
Pengacaranya sependapat dengan hal tersebut. Dia menambahkan bahwa perempuan tersebut tidak merugikan siapa pun maupun masyarakat luas dan bahwa dia seharusnya tidak dituntut karena menggunakan hak konstitusionalnya atas kebebasan berkeyakinan. Dia juga menegaskan kembali poin-poin pembelaan utama yang disampaikannya pada sidang pertama serta menuntut agar kliennya dibebaskan dari segala tuduhan.
Saat ini, Zhang ditahan di sel 0404 di Pusat Pengawasan Distrik Jialing. Belum diketahui kapan putusan akan dijatuhkan.
Sebelum penindasan terbaru ini, Zhang telah beberapa kali ditangkap dan menjalani dua masa hukuman penjara dengan total durasi tiga setengah tahun. Pembayaran pensiunnya juga dihentikan pada bulan Juli 2018. Suaminya tidak sanggup menghadapi situasi tersebut dan menceraikannya. Silakan lihat laporan terkait yang pertama untuk rincian mengenai penindasan yang dialaminya di masa lalu.
Laporan Terkait:
Twice Jailed for Her Faith, 60-Year-Old Sichuan Woman Faces Trial Again
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org