(Minghui.org) Kantor Keamanan Dalam Negeri Kota Huadian di Provinsi Jilin mengklaim akan membawa seorang wanita setempat berusia 87 tahun untuk pemeriksaan fisik pada 8 Juli 2026, tetapi malah membawanya ke Penjara Wanita Provinsi Jilin pada hari itu untuk menjalani hukuman—masa hukumannya tidak diketahui.

Quan Jinzi menjadi sasaran penganiayaan karena ia teguh pada keyakinannya pada Falun Gong, sebuah latihan kultivasil yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999. Ia sebelumnya ditangkap pada 29 April 2020, setelah dilaporkan karena membagikan materi informasi Falun Gong. Ia segera dibebaskan dengan jaminan tetapi sering diganggu oleh polisi. Mereka juga mengancam putrinya agar  mengawasinya dengan ketat. Putrinya sangat ketakutan sehingga ia mengalami kondisi medis sebagai akibatnya.

Tidak jelas kapan Quan didakwa, diadili, atau dijatuhi hukuman. Baik dia maupun keluarganya tidak pernah diberitahu tentang hukuman penjara pastinya. Dia meminta salinan putusan pengadilan kepada polisi setempat, namun malah didenda 5.000 yuan oleh Kejaksaan Kota Jilin pada 2025. Kota Jilin membawahi Kota Huadian.

Kejaksaan mengancam akan membekukan semua rekening banknya jika dia gagal membayar denda tersebut. Mereka mengetahui jumlah pasti uang yang dimilikinya di rekening banknya. Dia tidak punya pilihan selain membayar 5.000 yuan.

Quan dipaksa menjalani pemeriksaan fisik beberapa kali pada 2026. Polisi pertama kali membawanya ke Rumah Sakit Xiehe di Kota Huadian tetapi kemudian mengklaim bahwa atasan "tidak mempercayai hasil pemeriksaan." Mereka membawanya ke Rumah Sakit Kota Jilin tetapi atasan masih "mempertanyakan hasil pemeriksaan."

Seorang pejabat di Huadian bersikeras agar Quan "dipenjara," kata seorang petugas polisi.

Pada Mei 2026, polisi meminta 500 yuan ketika Quan meminta putusan pengadilannya lagi. Pada 8 Juli, beberapa petugas datang ke rumahnya dan mengatakan mereka perlu membawanya ke rumah sakit di Changchun (ibu kota Provinsi Jilin) untuk pemeriksaan fisik lagi. Namun, pada hari itu juga mereka memasukkannya ke Penjara Wanita Provinsi Jilin.

Keluarga Quan tidak diberitahu bahwa ia langsung dikirim ke penjara. Mereka baru mengetahuinya dari orang dalam.

Laporan Terkait:

Praktisi Falun Gong Dibawa ke Sesi Pencucian Otak di Provinsi Jilin pada tahun 2020

Lima Wanita Jilin Diganggu dan Dipaksa Menjalani Sesi Cuci Otak

Polisi di Kota Huadian, Provinsi Jilin Menangkap Empat Orang Guru Sekolah Menengah