(Minghui.org) Seorang pria di Kabupaten Changtu, Provinsi Liaoning, dibawa ke Penjara Kangjiashan pada tanggal 26 Mei 2026 untuk menjalani hukuman 1,5 tahun karena berlatih Falun Gong.
Song Fuyuan dulunya menderita banyak penyakit parah, termasuk tekanan darah tinggi dan masalah jantung, ginjal serta sistem pencernaan. Setelah adiknya meninggal karena gagal ginjal, dia khawatir akan menghadapi takdir yang sama. Dia mengetahui tentang manfaat kesehatan Falun Gong dan mulai berlatih meski penganiayaan masih berlanjut. Dia kemudian memperoleh kesehatannya kembali. Dia bersyukur dan memberitahu orang-orang tentang penganiayaan.
Pada 21 November 2025, petugas dari Kantor Polisi Kota Jinjia membobol masuk rumah Song dan menggeledahnya. Dia sendirian di rumah dan merasa ketakutan. Dia pingsan dan mengompol di celananya karena inkontinensia. Polisi membawanya ke Rumah Sakit Kota Jinjia untuk disadarkan kembali. Begitu dia sadar di rumah sakit, polisi membuat ambulans membawanya ke Pusat Penahanan Kabupaten Changtu. Terlepas dari kondisinya, penjaga membolehkannya masuk. Mereka juga memukulinya dan menuduhnya berpura-pura sakit.
Polisi lalu menyerahkan kasus Song ke Kejaksaan Kabupaten Changtu. Tak lama kemudian jaksa Huang Dongxue mendakwanya.
Song hadir di Pengadilan Kabupaten Changtu pada 4 Maret 2026. Persidangan tersebut dipimpin oleh hakim Wang Ning. Jaksa Cui Haoyan dan Chen Dan menghadiri sesi tersebut mewakili Huang. Mereka mengklaim bahwa Huang “sakit” saat pengacara pembela bertanya mengapa dia tidak hadir.
Cui dan Chen mempertanyakan Song apakah dia mengakui tanda tangannya di dokumen “Pengakuan Bersalah dan Menerima Hukuman.” Song berkata dia dipaksa oleh polisi untuk menandatanganinya. Hakim Wang mengancam akan menghukumnya tiga hingga lima tahun bila tidak mengaku bersalah.
Pengacara Song mengajukan pembelaan tidak bersalah untuknya. Song menjelaskan mengapa dia berlatih Falun Gong dan menyebarkan materi untuk memberitahu orang-orang tentang hal itu.
Hakim Wang menghukum Song satu setengah tahun pada 31 Maret 2026. Song dimasukkan ke Divisi Ketiga Bagian Dua Penjara Kangjiashan Shenyang (ibu kota Provinsi Liaoning) pada 26 Mei. Dia dipaksa melakukan kerja paksa secara rutin.
Laporan Terkait:
Seorang Pria Liaoning Dijatuhi Hukuman 1,5 Tahun Penjara karena Berlatih Falun Gong
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org