(Minghui.org)
Nama: Cao Ping
Nama Mandarin: 曹萍
Jenis Kelamin: Wanita
Usia: 74
Kota: Ankang
Provinsi: Shaanxi
Pekerjaan: Pensiunan pegawai toko serba ada
Tanggal Kematian: April 2026
Tanggal Penangkapan Terakhir: 25 September 2022
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Wanita Provinsi Shaanxi 

Seorang wanita berusia 74 tahun di Kota Ankang, Provinsi Shaanxi, meninggal pada April 2026 saat menjalani hukuman delapan tahun karena keyakinannya terhadap Falun Gong, sebuah latihan jiwa-raga yang dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Keluarga Cao Ping melihat ada memar besar di pahanya dan curiga Cao sudah disiksa sebelum meninggal, terlebih lagi mendengar apa yang dia katakan di percakapan telepon terakhir mereka. Tiba-tiba Cao mengatakan, “Itu terlalu kejam” sebelum penjaga menghentikannya berbicara.

Penjara Wanita Provinsi Shaanxi menantang keluarganya untuk menyerahkan pertanyaan mereka secara tertulis dan melarang mereka mengambil jasad Cao. Keluarga akhirnya tunduk pada intimidasi dan setuju tidak melanjutkan tindakan hukum terhadap penjara. Mereka lalu segera mengkremasi Cao.

Hingga saat ini, keluarga masih tidak tahu penyebab kematiannya. Mereka hanya tahu dari orang dalam bahwa Cao pernah “diobati” di Rumah Sakit Umum Aerospace sebelum meninggal.

Meninggalnya Cao, yang lahir pada 23 Januari 1952, menjadi akhir dari penganiayaannya selama beberapa dekade karena mempertahankan keyakinannya. Pensiunan pegawai toko serba ada tersebut mulai berlatih Falun Gong pada Mei 1997 dan tak lama kemudian mendapatkan kesehatannya kembali. Setelah penganiayaan dimulai pada Juli 1999, Cao memegang teguh keyakinannya dan ditargetkan berulang kali.

Penangkapan pertamanya terjadi pada 23 Januari 2000, saat petugas membobol masuk rumah dan menangkapnya. Cao ditahan selama 30 hari. Sehari setelah dibebaskan, dia ditangkap lagi di tempat kerja. Polisi menginterogasinya selama 10 hari sebelum membebaskannya.

Petugas Li Jihong dari Kantor Polisi Xincheng menipu Cao untuk melapor kepada mereka pada 17 Juli 2000. Saat dia datang, mereka membawa Cao ke pusat penahanan. Dia dibebaskan 15 hari kemudian.

Ketua Lu Wen dan puluhan petugas menangkap Cao pada 9 Oktober 2000 malam. Mereka menggeledah rumahnya dan menahannya selama 15 hari.

Penangkapan lainnya terjadi pada 19 Januari 2001, Cao ditahan selama 15 hari. Penangkapan berikutnya terjadi empat bulan kemudian pada 13 Mei termasuk 15 hari penahanan.

Petugas Li dan Tang Zubin menangkap Cao tanggal 6 Oktober 2001, dan sepuluh hari kemudian menjatuhkan hukuman tiga tahun kerja paksa kepadanya. Dia dibebaskan lebih awal pada tanggal 26 Juli 2003 karena ibunya sakit parah.

Sekitar sepuluh agen, termasuk petugas Li dan direktur Pu Hanning dari Kantor 610 Distrik Hanbin, menangkap Cao pada Oktober 2004 dan memasukkannya ke pusat pencucian otak. Seorang kerabat membawakan makanan bagi ibu Cao yang hanya bisa terbaring di ranjang.

Cao dihukum tiga tahun kerja paksa pada 10 November 2006. Dia disiksa secara brutal di Kamp Kerja Paksa Wanita Xi’an dan pernah pingsan karena kesakitan.

Cao ditangkap terakhir kalinya pada 25 September 2022, dan dihukum delapan tahun dengan denda 50.000 yuan pada tanggal 25 Oktober 2023. Dia dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Shaanxi pada April 2026 setelah kalah banding.

Satu mata Cao buta dan satu mata pandangannya kabur usai penangkapan terakhirnya. Pengacara dan keluarganya mengajukan permohonan pembebasannya berulang kali saat dia diadili dan dipenjarakan. Pihak berwenang menolak permohonan tersebut setiap kalinya. Cao meninggal di penjara pada April 2026.

Praktisi lainnya dari Kota Ankang, Du Fengying [wanita], yang ditangkap dan diadili bersama Cao, meninggal akibat stroke pada 6 September 2023, setelah menghadapi gangguan berulang dari polisi dan petugas sosial meski sudah bebas dengan jaminan.

Laporan Terkait:

Dua Warga Shaanxi Dijebloskan ke Penjara Karena Berlatih Falun Gong

73-Year-Old Shaanxi Woman Loses Appeal of 8-Year Sentence, Denied Medical Parole Despite Blindness

Kota Ankang, Provinsi Shaanxi: Dua Pengadilan Menghukum Tiga Warga Setempat 5-8 Tahun dalam Tiga Hari karena Berlatih Falun Gong