(Minghui.org) Sepasang suami istri di Kabupaten Songming, Provinsi Yunnan, menghadapi tuntutan hukum karena keyakinan mereka terhadap Falun Gong, latihan kultivasi untuk jiwa dan raga yang telah ditindas oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.
Wang Zhengli (61 tahun), seorang insinyur hidrolik, dan istrinya, Wang Quanfen (57 tahun), mantan teknisi laboratorium, ditangkap pada 21 Juli 2026. Departemen Kepolisian Kabupaten Songming mengajukan permohonan kepada Kejaksaan Kabupaten Xundian pada 27 Agustus untuk menerbitkan surat perintah penangkapan resmi bagi pasangan tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah permohonan itu telah disetujui. Kabupaten Xundian maupun Kabupaten Songming berada di bawah wilayah administratif kota Kunming.
Saat ini, Wang Zhengli ditahan di Pusat Penahanan Kabupaten Songming, sedangkan istrinya ditahan di Pusat Penahanan Kota Kunming.
Sebelum penganiayaan terakhir, Wang pernah menjalani hukuman penjara selama 7,5 tahun (Agustus 2014 – Februari 2022) karena membagikan materi informasi mengenai Falun Gong.
Rincian Penangkapan Terakhir
Sekitar pukul 12.15 siang pada 21 Juli 2026, Wang, yang lahir pada 15 Maret 1965, menerima telepon dari petugas Wan Rui yang mengatakan bahwa mereka berada di depan pintunya untuk melakukan kunjungan tindak lanjut.
Wang Zhengli memercayai Wan dan membuka pintu. Beberapa petugas menerobos masuk dan menahannya.
Wang Quanfen, yang lahir pada 27 April 1969, sedang memasak di dapur. Dia mencoba merekam polisi menggunakan ponselnya, namun seorang petugas pria merampas ponsel tersebut dan menekan wajahnya ke lantai. Petugas itu kemudian menduduki tubuhnya—seorang wanita dengan tinggi sekitar 157 cm dan berat sekitar 50 kg. Dia merasakan sakit yang tajam dan penghinaan luar biasa saat bokong pria itu menindihnya. Dia berteriak, "Dia menganiaya saya!" Baru setelah itu petugas tersebut bangkit dari tubuhnya. Seorang petugas wanita kemudian menarik Wang Quanfen untuk berdiri.
Petugas kemudian membawa pergi Wang Quanfen dan suaminya. Lebih dari 20 petugas lainnya menghabiskan waktu hampir delapan jam untuk menggeledah rumah pasangan tersebut. Mereka menyita barang-barang berharga milik pasangan itu dengan nilai total hampir 300.000 yuan, termasuk semua komputer, ponsel, dan printer mereka, serta laptop milik putra mereka yang bernilai 30.000 yuan.
Sekitar pukul 19.40, Fu Liren, kepala Kantor 610 Kabupaten Songming dan Shi Yueyuan, kepala unit pengawasan internet di Kepolisian Kabupaten Songming, terlihat meninggalkan rumah tersebut bersama seorang petugas berpakaian preman dengan menggunakan mobil pribadi Fu. Fu dan Shi memimpin seluruh operasi penggeledahan itu tanpa menunjukkan surat perintah penangkapan ataupun penggeledahan. Petugas-petugas lainnya juga meninggalkan lokasi setelah mereka.
Putra Mereka Diancam dengan Surat Panggilan Resmi
Putra pasangan tersebut, Wang Yifei, sedang memeriksa kondisi rumah setelah penggeledahan pada pukul 20.04 ketika Shi kembali bersama seorang petugas (nomor lencana 285192). Mereka langsung menuju ruang kerja pasangan itu di lantai dua dan mengambil selembar kertas dari atas meja.
Wang Zhengli merekam polisi tersebut menggunakan ponselnya. Shi merampas ponsel itu dan mengancam akan mengeluarkan surat panggilan resmi terhadapnya. Dia juga menolak menunjukkan kartu identitas maupun surat perintah penggeledahan. Setelah melangkah keluar pintu, dia berbalik dan memotret Wang Zhengli menggunakan ponsel pribadinya. Akhirnya, dia pergi bersama petugas lainnya menggunakan mobil patroli polisi pada pukul 20.07.
Pasangan Suami-Istri Dikenai Penahanan Pidana
Pada 22 Juli 2026, Wang Yifei menerima telepon dari Kantor Polisi Songyang yang memintanya untuk mengambil surat pemberitahuan penahanan pidana orang tuanya. Dia datang dan dipaksa menandatangani surat tersebut, yang menuduh orang tuanya "menggunakan organisasi aliran sesat untuk melemahkan penegakan hukum"—sebuah dalih standar yang digunakan untuk menjebak praktisi Falun Gong.
Wang Zhengli awalnya ditahan di Kantor Polisi Kabupaten Songming dan kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan Kabupaten Songming. Istrinya ditempatkan di Pusat Penahanan Kota Kunming.
Pada 27 Agustus 2026, Departemen Kepolisian Kabupaten Songming mengajukan permohonan kepada Kejaksaan Kabupaten Xundian untuk menerbitkan surat perintah penangkapan resmi terhadap pasangan tersebut.
Laporan Terkait dalam Bahasa Mandarin:
Laporan Terkait:
Four Tried for Distributing Information Exposing the Persecution of Falun Gong
Four Practitioners Facing Illegal Trial for Distributing Falun Gong Literature
The Persecution of Falun Gong Practitioners in Yunnan Prison
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org