(Minghui.org) Seorang pria berusia 67 tahun di Kota Benxi, Provinsi Liaoning, dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada Juli 2026 karena berlatih Falun Gong, disiplin spiritual yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Fan Wei mulai berlatih Falun Gong pada Desember 2018 dan sembuh dari komplikasi stroke. Keadaan kesehatannya yang membaik memungkinkan dia dapat merawat istrinya yang tidak berdaya, juga berjuang menghadapi dampak lanjutan dari stroke.

Setelah merasakan manfaat positif dari berlatih Falun Gong, Fan berupaya untuk memberitahu masyarakat bahwa Falun Gong sama sekali tidak seperti yang digambarkan dalam propaganda kebencian rezim komunis. Dia ditangkap pada 20 Agustus 2025, setelah seorang pensiunan staf dari Komite Urusan Politik dan Hukum melaporkannya karena memasang stiker yang memuat informasi tentang Falun Gong. Petugas yang menangkap dari Kantor Polisi Dongming menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong serta materi informasi.

Keluarga Fan pergi ke kantor polisi berkali-kali untuk meminta pembebasannya, namun sia-sia. Istrinya trauma, dan kesehatannya memburuk. Anak mereka, yang tidak memiliki pekerjaan, berjuang untuk menafkahi keluarga dan membayar pengobatan.

Fan didakwa oleh Kejaksaan Distrik Mingshan pada waktu yang tidak diketahui. Dia menjalani persidangan di Pengadilan Distrik Mingshan pada 29 Mei 2026, dan dinyatakan bersalah pada akhir bulan Juli. Dia mengajukan banding ke Pengadilan Menengah Kota Benxi.

Sebelum mengalami penganiayaan terbaru ini, Fan pernah ditangkap pada Juli 2021. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan denda 5.000 yuan pada 29 November 2021. Dia menyelesaikan masa hukumannya pada 19 Juli 2024. Dan kini ditangkap kembali serta akan menjalani persidangan.

Laporan Terkait:

Pernah Dipenjara Selama 3 Tahun, Pria Berusia 67 Tahun dari Liaoning Kembali Menghadapi Persidangan karena Meningkatkan Kesadaran tentang Penganiayaan terhadap Falun Gong

Kesehatan Meningkat dengan Berlatih Falun Gong, Pria 63 Tahun Dihukum karena Menegakkan Keyakinannya