(Minghui.org) Seorang pria berusia 74 tahun di Kota Lingyuan, Provinsi Liaoning, kondisinya kritis saat menjalani hukuman lima tahun penjara karena keyakinannya pada Falun Gong. Pihak penjara telah menahannya di rumah sakit sejak bulan Juli 2024 dan menolak pembebasan bersyaratnya. Ia dijadwalkan dibebaskan pada tanggal 20 Januari 2026.
Zhou Yonglin, 74 tahun, dan istrinya, Sun Jiping, sekitar 72 tahun, yang juga seorang praktisi Falun Gong, ditangkap pada tanggal 20 Januari 2021 dan keduanya diam-diam dijatuhi hukuman lima tahun penjara dengan denda 10.000 yuan dua bulan kemudian. Permohonan banding mereka ditolak pada tanggal 26 Maret 2021.
Zhou dimasukkan ke Penjara Panjin pada tanggal 4 Juli 2021, sedangkan istrinya dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Liaoning pada waktu yang tidak diketahui. Tiga bulan kemudian, putra mereka mengetahui bahwa Zhou telah dipindahkan ke Divisi 20 Penjara Jinzhou. Putranya mengunjungi penjara pada awal tahun 2024 dan melihat Zhou sangat kurus. Ia mengatakan bahwa ia ditempatkan di bawah pengawasan ketat dan tidak diizinkan membeli kebutuhan sehari-hari karena ia teguh berpegang pada keyakinannya pada Falun Gong.
Seorang sipir penjara menelepon putra Zhou pada bulan Juli 2024 dan mengatakan bahwa ayahnya dirawat di Rumah Sakit Pusat Kota Jinzhou karena “stroke ringan.”
Putra Zhou tidak yakin apakah ayahnya memang menderita kondisi medis tersebut atau dirawat di rumah sakit akibat luka akibat penyiksaan. Ia kemudian menerima telepon lagi pada bulan September 2024 dan diberi tahu bahwa ayahnya dalam kondisi kritis. Ia bergegas ke Rumah Sakit Pusat Kota Jinzhou dan melihat ayahnya yang sangat kurus di unit perawatan intensif, dengan satu selang dimasukkan ke tenggorokannya untuk membantu pernapasan dan selang lain dimasukkan ke hidungnya untuk pemberian makan melalui hidung.
Seorang petugas rumah sakit mengatakan bahwa Zhou tua telah menjalani trakeostomi. Ia meneteskan air mata tetapi tidak dapat berkata sepatah kata pun ketika putranya bertanya apakah ia masih mengenalinya.
Pihak penjara memindahkan Zhou ke Rumah Sakit Penjara Lingyuan pada awal bulan Oktober 2025 dan tidak lagi mengizinkan keluarganya untuk menjenguknya. Permohonan keluarganya untuk pembebasan bersyarat ditolak.
Istri Zhou juga mengalami penganiayaan di penjara dan kesehatannya menurun. Ia dibebaskan lebih awal yakni pada tanggal 2 Juli 2025. Ia kurus kering, kesulitan bernapas dan berjalan, serta menderita anemia berat. Karena tidak mampu mengurus dirinya sendiri, ia tinggal bersama putranya. Ia perlahan pulih dan kini telah kembali ke rumahnya sendiri.
Laporan Terkait:
Wanita dengan Anemia Parah Ditangkap Bersama Suaminya, Keluarga Khawatir Akan Kesehatannya
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2025 Minghui.org