(Minghui.org) Penjara Kota Jinzhou di Provinsi Liaoning mencabut hak kunjungan keluarga seorang pria setempat selama tiga bulan mulai awal Januari 2026, karena mereka membicarakan hal-hal yang menurut pihak berwenang penjara adalah "tidak pantas dan ilegal" selama kunjungan keluarga sebelumnya.
Pernyataan yang disebut "menyinggung" itu berkaitan dengan Falun Gong, latihan jiwa raga yang dianiaya Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999. Han Chunlong, 54 tahun, ditangkap pada 2 Oktober 2023 karena mempraktikkan Falun Gong. Dia dijatuhi hukuman empat tahun pada 25 Maret 2024, dan dimasukkan ke Penjara Kota Jinzhou pada Agustus 2024.
Han telah ditahan dalam sel isolasi sebanyak tiga kali dalam beberapa bulan terakhir: 13 Oktober 2024 – 26 November 2024, 26 Juli 2025 – 9 Agustus 2025, dan 2 Desember 2025 – 2 Januari 2026. Keluarganya tidak diizinkan untuk mengunjunginya selama setiap periode isolasi.
Pada 8 Januari 2026, keluarga Han menelepon penjara dan meminta untuk mengunjunginya keesokan harinya. Mereka diberitahu bahwa hak kunjungan keluarga telah dicabut selama tiga bulan. Resepsionis meminta mereka untuk berhenti menelepon penjara.
Keluarga tersebut menghubungi kepala penjara, yang kemudian menginstruksikan Divisi 9 untuk memberikan tanggapan. Mereka menerima tanggapan tertulis yang menyatakan: 1) Kami telah mendengarkan rekaman kunjungan keluarga Han Chunlong selama setahun terakhir dan mencatat bahwa keluarganya telah membuat beberapa pernyataan negatif yang mungkin melanggar peraturan terkait. Kami telah menghubungi Kantor Keamanan Dalam Negeri Kota Jinzhou untuk membantu mengevaluasi apakah pernyataan tersebut berkaitan dengan materi Falun Gong. 2) Han Chunlong dan keluarganya melanggar Pasal 14 Butir 3 dalam Peraturan Pelaksanaan untuk Pekerjaan Pusat Pertemuan dan Komunikasi Narapidana Penjara Provinsi Liaoning. Beberapa informasi yang dipertukarkan selama kunjungan keluarga merugikan rehabilitasi narapidana. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mencabut kunjungan keluarga Han Chunlong selama tiga bulan.
Meskipun pihak penjara mungkin menggunakan Falun Gong sebagai alasan untuk menghalangi kunjungan keluarga, keluarga Han percaya bahwa pihak penjara mungkin mencoba menutupi trauma terkait. Gao Gexu, kepala Divisi 9 yang baru diangkat, mengakui kepada mereka bahwa Han mengalami tekanan darah tinggi setelah dipindahkan ke sana pada awal Desember 2025.
Pada 12 Desember 2025, keluarga Han pergi ke penjara untuk menemuinya, tetapi mereka diberitahu bahwa pertemuan tidak akan diizinkan. Mereka kemudian menghubungi kepala penjara, yang mengirim Gao untuk menemui mereka.
Gao memerintahkan keluarga Han untuk melepas masker mereka, saat itu Gao merekam mereka menggunakan kamera tubuh yang terpasang di bahu kirinya. Dia mengatakan mereka tidak diizinkan untuk menemui Han karena dia masih dalam isolasi dan menjalani pengawasan ketat.
Gao selanjutnya menyalahkan keluarga Han karena menyebabkan Han berada di bawah pengawasan ketat. Dia marah kepada mereka ketika mengetahui bahwa mereka belum mengajukan kartu telepon yang disetujui penjara untuk menghubunginya. Dia mengklaim bahwa "ketidakpatuhan" Han terhadap otoritas penjara disebabkan oleh "pengaruh buruk" keluarganya dan bahwa dia kesal karena mereka tidak menghubunginya.
Keluarga Han mengecam Gao karena berbicara omong kosong, karena mereka telah mengunjunginya untuk menunjukkan dukungan mereka sebulan sekali sampai mereka dilarang melakukannya.
Gao kemudian mengungkapkan bahwa Han menderita tekanan darah tinggi. Keluarganya mengatakan bahwa kesehatannya baik-baik saja sebelum dia dipindahkan ke Divisi 9 pada 2 Desember 2025, dan ditempatkan di sel isolasi pada hari itu. Mereka menduga manajemen yang ketat menyebabkan kesehatannya menurun. Mereka bertanya kepada Gao apakah dia mengetahui bahwa Pasal 7 Undang-Undang Penjara menetapkan bahwa keselamatan pribadi narapidana harus dilindungi selama dalam tahanan.
Gao tidak menjawab pertanyaan itu, tetapi bertanya apakah keluarga tersebut mengetahui tentang Pasal 1 dari undang-undang yang sama yang menyatakan bahwa tujuan undang-undang tersebut adalah untuk menghukum dan mereformasi narapidana. Dia menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan Han dua kali setelah pihak penjara menempatkannya di sel isolasi.
Keluarga Han merasa tertekan selama percakapan mereka dengan Gao. Mereka merasa tidak heran jika Han mengalami tekanan darah tinggi hanya sepuluh hari setelah dia dikurung dalam sel isolasi (dari 2 hingga 12 Desember).
Gao menuduh keluarga Han penyebab Han menderita tekanan darah tinggi. Karena keluarga Han dilarang menemuinya mulai Januari 2026, keluarga Han khawatir Han mungkin telah dilecehkan lebih lanjut dan kesehatannya akan semakin memburuk. Mereka percaya pihak penjara mencabut hak kunjungannya agar mereka tidak dapat melihat betapa lemahnya kondisi kesehatannya.
Laporan Terkait:
Pria Liaoning Ditahan di Sel Isolasi untuk Ketiga Kalinya Saat Menjalani Hukuman karena Keyakinannya
Pria Liaoning Ditahan di Sel Isolasi Saat Menjalani Hukuman Karena Keyakinannya
Informasi Tambahan Mengenai Penangkapan Pria Liaoning yang Dipenjara karena Berlatih Falun Gong
52-Year-Old Man Serving 4 Years for His Faith Now in Solitary Confinement and Denied Family Visits
Severe Mistreatment of Mr. Han Chunlong and Mr. Chen Xinye by Police and Judicial Departments
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org