(Minghui.org) Seorang wanita berusia 76 tahun di Kota Jingzhou, Provinsi Hubei, masih ditahan karena keyakinannya pada Falun Gong, sebuah latihan jiwa-raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak bulan Juli 1999.
Liu Xin'an (wanita) ditangkap pada tanggal 19 Januari 2026, setelah dilaporkan berbicara kepada orang-orang tentang Falun Gong. Polisi menggerebek rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong, komputer, pemutar musik, dan barang-barang berharga lainnya. Dia dibawa ke Pusat Penahanan Ximen, tempat dia ditahan hingga saat ini.
Ini bukan kali pertama Liu menjadi sasaran karena keyakinannya. Sebelumnya, ia ditangkap pada tanggal 15 April 2021 dan dijatuhi hukuman satu tahun sembilan bulan penjara dengan denda 5.000 yuan pada tanggal 28 Desember 2021. Lihat laporan terkait untuk detail penganiayaan yang dialaminya di masa lalu.
Kesehatan Membaik dengan Berlatih Falun Gong
Liu menderita kesehatan buruk selama beberapa dekade sebelum bertemu Falun Gong pada tahun 1998. Ia pernah menjalani operasi besar dan selalu lemah. Detak jantung cepat kronis, pusing, arteriosklerosis serebral (pengerasan pembuluh darah retina), kebingungan mental, kehilangan ingatan, dan kelelahan kronis membuat hidupnya sengsara.
Liu mulai berlatih Falun Gong pada bulan April 1998. Pada hari ketiga melakukan latihan Falun Gong, ia merasakan sensasi tarikan di bagian belakang kepalanya, dan pikirannya langsung menjadi jauh lebih jernih. Kemudian suatu malam saat tidur, ia merasakan sebuah tangan besar menjangkau dadanya, seolah-olah mengambil sesuatu, lalu keluar dari tubuhnya melalui kakinya. Ia terbangun dan mendapati detak jantungnya yang cepat dan nyeri dadanya telah hilang. Ia tidak mengalami serangan jantung mendadak lagi. Gejala-gejala lainnya juga menghilang setelah beberapa waktu.
Liu juga menjadi pribadi yang lebih baik dengan mengikuti prinsip-prinsip Falun Gong tentang Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar). Ia tidak lagi mengejar ketenaran dan kepentingan pribadi, dan hidupnya menjadi jauh lebih ringan dan penuh sukacita.
Setelah penganiayaan terhadap Falun Gong dimulai pada bulan Juli 1999, Liu tetap teguh pada keyakinannya, namun malah menjadi sasaran karena menggunakan hak konstitusionalnya untuk kebebasan berkeyakinan.
Laporan Terkait:
Three Hubei Residents Sentenced to Prison for Their Faith
Tiga Penduduk Hubei Diadili karena Membagikan Materi Informasi tentang Keyakinan Mereka
Empat Penduduk Hubei Ditangkap karena Membagikan Materi Informasi tentang Falun Gong
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org