(Minghui.org) Sepuluh warga Kabupaten Qingyuan, Provinsi Liaoning, hadir di pengadilan untuk kedua kalinya pada 27 Januari 2026 karena keyakinan mereka pada Falun Gong, latihan kultivasi jiwa raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Hakim Gang Jia dari Pengadilan Distrik Wanghua di Kota Fushun, yang mengawasi Kabupaten Qingyuan, memimpin sidang gabungan yang diadakan di Pusat Penahanan Kota Fushun. Jaksa Wang Jun dari Kejaksaan Distrik Wanghua juga hadir.

Kesepuluh praktisi tersebut, termasuk Wang Nanfang [Pria], 68; Zhou Shuyou [Pria], 62; Wang Zexing [Pria], 57; Hu Fengju [Wanita], 62; Hu Mingli [Wanita], berusia 60-an; Liu Haitao [Pria]; Wang Guogang [Pria]; Huang Yuping [Wanita]; Li Suqin [Wanita]; dan Lai Chunlian [Wanita], ditangkap pada 12 Juli 2024. Mereka didakwa oleh jaksa Wang Jun dan Wang Qichen pada 20 Desember 2024.

Jaksa menuduh para praktisi tersebut "membentuk organisasi kriminal" untuk memasang antena parabola dan menyediakan akses publik terhadap informasi tanpa sensor dari New Tang Dynasty TV, sebuah stasiun TV yang berbasis di New York. Meskipun praktisi Falun Gong di seluruh Tiongkok memang memasang antena parabola untuk membantu publik menerima informasi tanpa sensor tentang penganiayaan dari media luar negeri, kesepuluh terdakwa tidak melakukan hal ini. Bahkan jika mereka melakukannya, tidak ada yang ilegal dalam hal itu.

Selama sidang pertama para praktisi di Pengadilan Distrik Wanghua pada 11 November 2025, baik para praktisi maupun pembela mereka meminta untuk melihat bukti penuntutan di pengadilan. Kedua jaksa kemudian menunjukkan buku-buku Falun Gong dan materi informasi yang disita dari rumah para praktisi. Namun, variasi dan jumlahnya tidak sesuai dengan yang tercantum dalam daftar barang sitaan yang dibuat polisi.

Pada sidang kedua para praktisi pada 27 Januari 2026, jaksa Wang Jun menuduh Wang Nanfang memasang antena parabola untuk seorang wanita berusia 75 tahun. Bukti baru yang diajukan adalah munculnya kata "Tang" di televisi wanita tersebut, yang merupakan bukti bahwa Wang "menyebarkan informasi jahat," menurut jaksa.

Jaksa juga mengajukan bukti lain yang diajukan oleh petugas Wang Tong dan Zhang Minghui dari Kantor Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Qingyuan. Polisi menyatakan bahwa Dong Qian dari Komunitas Qiaonan Kota Qinyuan, Yang Yi dari Komunitas Tianqiao, dan Li Junying dari Komunitas Sanhuan melaporkan penemuan berbagai macam materi Falun Gong, yang "sama" dengan yang disita dari rumah Wang Nanfang. Dengan demikian, polisi menyimpulkan bahwa materi tersebut didistribusikan oleh Wang dan sembilan terdakwa lainnya.

Pengacara para praktisi menunjukkan bahwa materi dan kesaksian yang diajukan oleh ketiga saksi tersebut persis sama, dan mereka menduga semuanya direkayasa. Para pengacara menuduh polisi telah menjebak klien mereka.

Hakim tidak menjawab pertanyaan para pengacara dan menunda sidang tanpa mengumumkan putusan apa pun.

Laporan Terkait:

Sepuluh Penduduk Liaoning Diadili Karena Keyakinan Mereka Terhadap Falun Gong

Sidang Sepuluh Warga Liaoning yang Didakwa karena Keyakinan Mereka Belum Dijadwalkan, Satu Orang Mengalami

Ditangkap di Hari yang Sama, Sepuluh Warga Liaoning Diadili atas Keyakinan Mereka pada Falun Gong

Pria Liaoning Tertangkap dalam Sapuan Polisi-Ayahnya Meninggal Dua Hari Setelah Mengetahui Penangkapannya

Kabupaten Qingyuan, Provinsi Liaoning: Kabar Terkini Praktisi Falun Gong yang Ditangkap Selama Penyisiran Polisi Pertengahan Juli 2024

Kabupaten Qingyuan, Provinsi Liaoning: Tiga Orang Dikonfirmasi Telah Ditangkap pada Hari yang Sama dengan Tujuh Orang Lainnya Karena Berlatih Falun Gong

Kabupaten Qingyuan, ProvinsiLiaoning: Tujuh Orang Ditangkap dalam Satu Hari karena Keyakinan Mereka Terhadap Falun Gong

Falun Gong Practitioner Mr. Wang Nanfang Abused with Many Torture Methods—Part 2

Falun Gong Practitioner Mr. Wang Nanfang Abused with Many Torture Methods—Part 1