(Minghui.org) Wanita 62 tahun dari Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, menghadapi dakwaan karena keyakinannya terhadap Falun Gong, sebuah latihan jiwa-raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Penangkapan

Xie Chunmei, mantan guru bahasa Inggris, meninggalkan rumah pada 23 April 2026 jam 11 pagi, untuk mengunjungi ibunya. Sekitar jam 12:30, seorang petugas datang dari Kantor Polisi Taoyuan datang dan menghabiskan waktu satu jam membobol pintu rumahnya sebelum akhirnya bisa membukanya.

Beberapa petugas dengan mobil sedan hitam muncul dan dan menggeledah tempat Xie, termasuk selimut di lotengnya.

Mobil sedan hitam lainnya (dengan nomor polisi, Gan AC98M9) menepi pada jam 2:46 sore. Tiga petugas dari Departemen Kepolisian Distrik Xihu, termasuk wakil kapten Wan Jun dan Zhang Jing, pergi ke rumah Xie dan memasang alat pengawas selama 15 menit.

Petugas yang tersisa menyita buku-buku Falun Gong, ponsel, komputer, dan printer milik Xie. Empat petugas menunggu di luar gedung apartemen setelah penggeledahan.

Saat Xie pulang ke rumah sekitar jam 4 sore, petugas menangkapnya. Mereka membawanya ke Departemen Kepolisian Distrik Xihu dan membebaskannya dengan jaminan sekitar malam hari.

Polisi menyerahkan kasusnya ke Kejaksaan Distrik Xihu, dan Xie kini menghadapi dakwaan.

Tiga Hukuman Kerja Paksa dan Satu Hukuman Penjara dengan Total 5 Tahun 8 Bulan

Xie, yang lahir pada Maret 1964, sakit-sakitan sejak kecil. Dia menderita anemia, pusing, dan penyakit perut. Setelah menikah, dia menderita artritis reumatoid, insomnia, dan penyakit lainnya. Tidak ada pengobatan yang bisa menyembuhkannya. Setelah dia mulai berlatih Falun Gong pada musim panas 1997, semua gejala penyakitnya lenyap. Dia merasa mendapatkan kehidupan yang baru.

Xie memegang teguh keyakinannya setelah penganiayaan terhadap Falun Gong dimulai pada Juli 1999. Dia berulang kali ditargetkan sebelum penangkapan terakhirnya.

Dia pergi ke Beijing untuk memohon secara damai bagi Falun Gong pada Oktober 1999 dan ditahan selama beberapa hari. Beberapa tahun berikutnya, dia dihukum tiga kali kerja paksa dengan total empat setengah tahun (Oktober 2005-Oktober 2006, Oktober 2007-April 2009, dan April 2009-April 2011). Masa hukuman kerja paksa yang ketiga dijalankan delapan hari setelah Xie menyelesaikan masa hukuman keduanya.

Xie bersembunyi pada Oktober 2012 agar tidak dibawa ke pusat pencucian otak. Dia ditangkap pada November 2014 dan ditahan di pusat pencucian otak selama lebih dari sepuluh hari.

Polisi menggeledah rumah Xie pada September 2015. Perusahaan tempatnya bekerja, Sekolah Menengah No. 20 Kota Nanchang, tak lama kemudian memecatnya. Saat Xie pergi ke Biro Pendidikan Kota Nanchang pada 26 April 2017, untuk meminta pekerjaannya kembali, dia ditangkap dan ditahan selama sepuluh hari.

Xie ditangkap di rumah pada 18 Juli 2020, saat membaca buku-buku Falun Gong bersama Liang Meihua [wanita] dan Xiong Quanmei [wanita]. Mereka bertiga dihukum pada 25 Agustus 2021. Liang dihukum dua tahun delapan bulan dengan denda 5.000 yuan. Xiong dihukum satu tahun sepuluh bulan dengan denda 3.000 yuan. Xie dihukum satu tahun dua bulan dengan denda 5.000 yuan.

Xie dibebaskan dari penjara pada 18 September 2021. Karena tidak sanggup menanggung penangkapan berulang dengannya, suami Xie menceraikannya di tanggal yang tidak diketahui.

Laporan Terkait:

Tiga Warga Jiangxi Dihukum Penjara karena Keyakinan Mereka pada Falun Gong

Tiga Warga Jiangxi Muncul di Pengadilan Setelah Ditangkap Karena Belajar Ajaran Spritual Bersama

Three Falun Gong Practitioners Arrested Again After Years of Persecution

Eight Women Practitioners Arrested in Nanchang City