[Komentar 20 Juli] Saat Menganiaya Orang Baik Menjadi Sebuah Profesi

Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menganiaya Falun Gong selama 22 tahun. Banyak orang telah melupakan penutupan skala besar propaganda kebencian anti Falun Gong yang dilakukan rezim totaliter tersebut pada masa awal. Bahkan sebagian kerabat dan teman dari praktisi Falun Gong yang tinggal di luar Tiongkok berkata pada praktisi, “Mari kembali dan berkunjung ke Tiongkok. Siapa yang mengatakan masih ada penganiayaan?

Singapura: Praktisi Falun Dafa Menggelar Penyalaan Lilin untuk Mengenang Korban Penganiayaan PKT

Praktisi Falun Dafa di Singapura berpartisipasi dalam perayaan nyala lilin yang diselenggarakan oleh Himpunan Falun Dafa lokal pada 7 dan 9 Juli. Penyalaan lilin digelar untuk mengenang rekan praktisi yang telah kehilangan nyawa mereka dalam 22 tahun penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Setelah acara tersebut, banyak praktisi membagikan perasaan mereka.

[Komentar 20 Juli] Peran Utama PLAC dan Kantor 610 PKT dalam Penganiayaan Falun Gong (Bagian 1)

Selama pidato di pertemuan Politbiro tanggal 7 Juni 1999, mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Jiang Zemin mengumumkan peluncuran satuan tugas untuk membantu “dengan cepat menangani dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan Falun Gong.”

Artikel Hari ini21 Juli 2021

Artikel Kemarin   |   Lihat Arsip

Pelelangan Yang Luar Biasa

Terkadang seseorang kehilangan hal yang paling berharga disekitar mereka, sementara yang lain bisa mencerahkan dan menjadi orang yang beruntung.

Menampilkan Keagungan Di Tengah Keduniawian

Praktisi Falun Dafa yang tak terhitung jumlahnya menderita akibat penganiayaan sejak tahun 1999. Lebih dari 22 tahun berlalu dan praktisi masih terus-menerus melangkah di jalur kultivasi mereka, dengan teguh membela keyakinan mereka, menyebarkan fakta kebenaran, dan “bertindak bagaikan aliran jernih di dunia yang keruh.” Mereka telah menggerakkan hati orang-orang di seluruh dunia dengan belas kasih mereka serta menampilkan keagungan di tengah keduniawian.

Wanita Hunan Dihukum Karena Keyakinannya

Setelah dua kejaksaan yang berbeda mengembalikan kasus Wu Fangming dua kali karena tidak cukup bukti, wanita berusia 57 tahun di Kota Huaihua, Provinsi Hunan, dijatuhi hukuman penjara setelah penangkapannya pada tanggal 29 September 2019, saat memberikan Tang Xiuying pulang dengan sepeda motor listriknya.

Berita-berita Terbaru

© Copyright Minghui.org 1999-2021